Ribuan Anak di Magelang Lakukan Pernikahan Dini

BNews—MUNGKID— Ribuan anak di Kabupaten Magelang terdata melakukan pernikaahan di usia yang masih belia. Hal itu dilatarbelakangi masalah Pendidikan dan kesadaran keluarga.

Data dari Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang menyebutkan di tahun 2018 lalu teradapat 19.72 anak yang menikah dibawah usia 18 tahun. Jumlah yang masih sangat tinggi.

Advertisements


Di tahun 2019 masih dilakukan proses pendataaan dan sejauh ini data yang masuk sudah ribuan anak. Mereka yang menikah dibawah umur mayoritas berasal dari kawasan pedesaan.


Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti mengatakan hal ini menjadi tantangan tersendiri terutama terkait program pembangunan keluarga berencana dan keluarga sejahtera di Magelang.

“Dalam pelaksanaan program kependudukan, KB dan pembangunan keluarga di Kabupaten Magelang ini masih menghadapi tantangan antara lain perkawinan usia anak,” katanya beberapa waktu lalu.

Tantangan kedua, katanya, masalah pasangan usia subur yang tidak menggunakan alat kontrasepsi. Selanjutnya, terkait pemanfaatan kelompok ketahanan keluarga dan anak yang menderita kekerdilan dangizi buruk yang cukup banyak.

“Berdasarkan data survei 2017, terdapat 300 anak di satu kecamatan, 105 anak di antaranya positif stunting. Namun demikian, berdasarkan referensi yang telah dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan, sampai Juli 2019 angka stunting di Magelang sudah semakin menurun,” katanya. (her/wan)

1 Comment
  1. […] Sumber: borobudurnews.com […]

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: