Ribuan Pelajar SMK Muhammadiyah Ikuti Apel Ikrar Cinta Damai

BNews–Muntilan- Sebanyak 2800 pelajar Muhammadiyah se Kabupaten Magelang ikuti Apel Ikrar Cinta Damai di Lapangan Pemda Muntilan (16/7). Hal tersebut bertepatan dengan waktu pertama kali pelajar mulai masuk sekolah kembali setelah libur lebaran dan kenaikan kelas.

 

Selain itu kegiatn tersebut juga sebagai apel bersama dalam rangka pembukaan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) SMK Muhammadiyah Se Kabupaten Magelang. Peserta apel merupakan siswa baru yang berasal dari 14 (sempat belas) SMK Muhammadiyah pada tahun ajaran 2018 ini.

 

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo yang bertindak sebagai Pembina apel menyampaikan pentingnya para pelajar Muhammadiyah menjunjung tinggi nilai-nilai agama Islam, salah satunya adalah cinta damai. “Para pelajar perlu ditumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan yang nantinya akan menghadirkan perdamaian diantara para pelajar dan juga antara sekolah yang satu dengan yang lainnya,” katanya dalam amanat apel tersebut.

 

“Dan saya tegaskan bahwa kegiatan tawuran pelajar harus dihindari karena akan menimbulkan dampak buruk bagi masa depan pelajar itu sendiri, cita-cita dan harapan menjadi tidak tercapai karena akibat dari tawuran tersebut seperti adanya rekam jejak berupa tindakan kriminal, cacat fisik bahkan sampai dengan meninggal dunia. Selain itu tawuran juga dapat mengakibatkan kehidupan masyarakat di sekitarnya menjadi terganggu dan terancam,” tegasnya.

 

AKPB Hari Purnomo juga menambahkan, pentingnya peran keluarga dalam hal ini orang tua untuk membina karakter generasi muda khususnya bagi pelajar. “Selain itu, para guru di sekolah hendaknya jangan hanya fokus pada pembelajaran yang sifatnya kelilmuan semata, akan tetapi juga perlu fokus pada upaya membina karakter terkait perilaku hidup sehari-hari,” tambahnya.

 

DPD PKS Magelang Ramadhan

Sementara Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jumari menyampaikan bahwa para pelajar Muhammadiyah perlu memiliki keunggulan dalam karakter yakni karakter dalam hal akhlaq yang mulia. “Mereka juga memiliki kemauan untuk belajar serta bekerja dengan keras dan sungguh-sungguh. Tumbuhkan budaya literasi (budaya baca) dikalangan pelajar, dengan literasi maka akan dapat membuka wawasan keilmuan dan kehidupan dalam rangka menghadapi tantangan zaman,” katanya.

 

Dalam kegiatan apel tersebut para pelajar Muhammadiyah juga membacakan ikrar terkait komitmen untuk cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), cinta perdamaian, menolak kekerasan, menolak tawuran serta anti narkoba. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: