Satu SD Negeri di Mungkid Akan Digabung Karena Terkena Proyek KSPN

BNews–MUNGKID– Satu buah sekolah dasar negeri di Mungkid akan direlokasi jadikan satu dengan sekolah lain. Pasalnya, bangunan sekolah akan terkena proyek pembangunan Gerbang Kalpataru dalam program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Karena hal tersebut Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang akan mengatur ulang dua sekolah, yakni SDN 1 Blondo Mungkid dan SDN 3 Blondo Mungkid menjadi satu SDN Blondo. Pada pertigaan Blondo Mungkid akan dibangun Gerbang Kalpataru, yang menjadi pintu gerbang ke kawasan Pariwisata Borobudur.

“Kedua sekolah tersebut akan diregrouping, dan namanya tidak lagi  SDN 3 Blondo, tapi angkanya dihilangkan menjadi SDN Blondo.

Untuk menampung siswa dari SDN 1 Blondo bangunan SDN 3 Blondo masih mencukupi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin, Rabu (4/11/2020).

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan, Prasarana, Permukiman Wilayah Satu BBPW Jateng pada Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih Raharja Sabaris, menambahkan, pembangunan Gerbang Kalpataru di Blondo sedang dalam pengerjaan.

Proses pembangunan sudah mulai, sudah tanda tangan kontrak pelaksana pada 7 Oktober 2020. Sudah dilakukan tahap pengukuran, pemasangan patok-patok dan segera dipagari dan pembangunan langsung dilaksanakan,” ungkap Singgih.

Dalam pembangunan itu terdapat empat gerbang di empat titik. Untuk menyambut wisatawan dari arah Semarang yaitu di pertigaan Blondo akan dibangun gerbang dengan ikon Kalpataru.

Loading...

Kemudian akses wisatawan dari Yogyakarta yaitu di Palbapang akan dibangun gerbang dengan ikon Singa, di daerah Kembang Limus Borobudur akan dibangun gerbang ikon Gajah; dan di daerah perbatasan Kabupaten Magelang dan Kulonprogo di Klangon, terdapat gerbang degan ikon Samudera Raksa (Kapal Pinisi). (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: