Bandel, Kedai Kopi di Jogja Ditetapkan Jadi Kawasan Tidak Patuh Protokol

BNews–JOGJA– Ngeyel lantaran diperingatkan berkali-kali, sebuah kedai kopi dipasangi benner oleh SatPol PP Kulonprogo Yogyakarta (29/8/2020). Benner tersebut bertuliskan Kawasan Tidak Patuh Protokol Kesehatan dalam kegiatan Operasi Patuh Protokol Kesehatan Covid-19.

Diketahui bersama, lokasi tersebut yakni di Kedai Kopi Ampirono, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo,, Kulonprogo Jogja. Pemasangan banner yang dilakukan bersama jajaran Dinas Pariwisata Kulonprogo, TNI, Polri dan instansi terkait.

Hal tersebut sebagai peringatan untuk Kedai Ampirono karena telah melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yakni seperti tidak diterapkannya physical distancing dan membiarkan adanya kerumunan.

Kepala Satpol PP Kulonprogo, Sumiran mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengedukasi pengelola kedai Ampirono tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan di tempat tersebut. Namun menurutnya hal itu tidak pernah diindahkan.

Oleh karena itu Satpol PP memberikan peringatan kepada pengelola kedai berupa pemasangan banner Kawasan Tidak Patuh Protokol Kesehatan.

“Karena sudah delapan kali kita edukasi manajer Kopi Ampirono tapi tidak diindahkan. Maka kami mengambil keputusan untuk memberikan warning dengan pemasangan banner tersebut,” katanya dikutip Harjo.

Selain itu operasi patuh protokol kesehatan berujung pemasangan banner Kawasan Tidak Patuh Protokol Kesehatan di Kedai Kopi Ampirono ini juga dilandasi adanya laporan dari masyarakat. Dimana mereka resah dengan tidak diterapkannya protokol kesehatan di tempat tersebut.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Ya ini juga menindaklanjuti Laporan dari warga masyarakat terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan terutama ditekankan soal physical distancing,” ujar Sumiran.

Sekretaris Satpol PP Kulonprogo, Hera Suwanto mengatakan pemasangan banner ini merupakan peringatan keras kepada pemilik kedai Ampirono. Jika ke depan tidak ada perubahan, maka pihaknya mengancam bakal menutup sementara cafe tersebut sampai protokol kesehatan pencegahan Covid-19 benar-benar diterapkan.

“Untuk selanjutnya akan dilakukan pemantauan, jika tidak ada perubahan ya nanti akan ditutup,” ujarnya.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan penertiban ini sudah sesuai dengan kebijakan Pemkab Kulonprogo dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Pihaknya menyatakan bakal menindak tegas pelaku usaha wisata yang melanggar protokol kesehatan. (*/islh)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: