Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Seminar Literasi Statistik 2025, Wali Kota Magelang Tekankan Pentingnya Data dalam Pembangunan

Seminar Literasi Statistik 2025, Wali Kota Magelang Tekankan Pentingnya Data dalam Pembangunan

  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta) menyelenggarakan Seminar Literasi Statistik Tahun 2025. Kegiatan yang bekerja sama dengan Universitas Tidar (Untidar) ini digelar di Gedung dr. H.R. Suparsono Untidar, Kamis (4/9/2025).

Seminar dengan tema “Membangun Kota dengan Data” diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur. Meliputi mahasiswa, akademisi, perwakilan Dinas Kominfo se-Jawa Tengah, kelompok informasi masyarakat, insan media, dan masyarakat umum.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena data statistik memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan.

“Data bukan hanya menjadi dasar untuk mengukur keberhasilan, tetapi juga untuk merumuskan kebijakan serta menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran,” jelasnya.

Damar menegaskan komitmen Pemkot Magelang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, atau yang disebutnya sebagai data-driven leadership.

Menurutnya, seluruh kebijakan dan langkah pembangunan tidak boleh lagi hanya didasarkan pada asumsi, melainkan harus berlandaskan data, fakta, dan realita.

“Data itu ibarat cermin. Melalui data, kita dapat bercermin apakah program yang dijalankan sudah tepat sasaran. Apakah masyarakat telah merasakan manfaatnya, dan apakah diperlukan perbaikan arah langkah ke depan,” tambahnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Lebih lanjut, data valid dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan secara objektif, menentukan prioritas agar anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Serta membaca potensi ekonomi, sosial, hingga lingkungan yang belum tergali optimal.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan. Melalui pendekatan pentahelix (pemerintah, akademisi, swasta, komunitas, dan media) yang kini berkembang menjadi hexahelix dengan tambahan unsur lembaga keuangan dan filantropi.

Sementara itu, Kepala Diskominsta Kota Magelang, Muchamad Abdul Azis, menjelaskan seminar ini merupakan bagian dari peringatan Hari Statistik Nasional tingkat Kota Magelang. Sebelumnya, telah digelar lomba penulisan artikel populer statistik sebagai pembuka rangkaian kegiatan.

“Sebagai bentuk komitmen mewujudkan satu data, Pemkot Magelang melalui Diskominsta selaku walidata menyelenggarakan literasi dan edukasi statistik untuk menumbuhkan budaya cinta data di kalangan masyarakat dan stakeholder,” terang Azis.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa data bukan hanya angka, melainkan fondasi penting bagi perencanaan dan pembangunan Kota Magelang yang berkelanjutan. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less