Sindikat Penggelapan Mobil Rental Magelang Dibekuk Polisi

BNews—MAGELANG—Jajaran unit Reskrim Polres Magelang Kota berhasil membongkar sindikat penipuan dan penggelapan mobil rental di Magelang. Tiga pelaku berikut enam unit mobil berhasil diamankan saat hendak mengirim kendaraan dari Pelabuhan Semarang menuju Kalimantan.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama Donny Setyawan, 28, warga Sambirejo, Bandongan, Kabupaten Magelang. Kemudian Vicky Sulfikar Umar, 27, warga Delik, Tuntang, Kabupaten Semarang. Serta Gilang Vandika Saputra alias Dika, 22, warga Lesanpuro, Krobokan, Semarang Barat, Kota Semarang.

Advertisements


Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi menyampaikan, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku Donny berperan mencari korban sedang Vicky sebagai inisiator sekaligus pendana operasi. Kemudian Dika ditugaskan membawa mobil rental kepada orang yang mencabut alat Sistem Pemosisi Global alias GPS yang ada di mobil.


”Dua pelaku VSU dan GVS berhasil kami amankan di tempat antrean pemberangkatan barang menuju Kalimantan. Sementara DS yang saat itu di Kalimantan sudah menyerahkan diri,” kata Idham didampingi Kasat Reskrim AKP Rinto Sutopo dan Kasubbag Humas AKP Sugiyanto, Kamis (17/10)

Idham menjelaskan, peristiwa penipuan disertai penggelapan terjadi pada hari Minggu, (6/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Donny saat itu menelepon dan mengaku kepada korban, Katon Dwi Cahyo, 25, warga Magersari, Kota Magelang bila memerlukan mobil rental untuk akomodasi ke Bandungan, Kabupaten Semarang.

Oleh Katon, mobil lantas diserahkan oleh Eko dan Kemplo di Jalan Beringin VIII, Tidar Selatan, Magelang Selatan, Kota Magelang. Eko dan Kemplo merupakan orang suruhan Donny untuk mengambil mobil. Saat ditanya korban kenapa bukan Donny sendiri yang mengambil, keduanya menjawab bila pelaku tengah perjalanan dari Kopeng. Padahal, Donny sendiri saat itu berada di Kalimantan.

”Pelaku sering merental mobil korban dan tidak pernah terjadi masalah. Tetapi, korban mulai curiga ketika mendapat notifikasi dari ponselnya bila GPS-nya dilepas disekitar pelabuhan,” jelasnya.

Setelah mengetahui ada kejanggalan, korban berupaya mencari pelaku namun tidak ketemu. Akhirnya, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Magelang Kota.

”Anggota langsung bergerak cepat, berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Semarang. Dan ternyata benar, setelah sampai di sekitar lokasi, mobil berada di tempat antrian pemberangkatan barang menuju ke Kalimantan berikut para pelaku,” ungkap dia.  (han/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: