VIRAL !!! Klarifikasi Pendaki Wanita Asal Magelang yang Ajak Bayi 6 Bulan Naik Gunung

BNews–MAGELANG-– Sebuah video di TikTok mendadak jadi sorotan warganet. Pasalnya, ada seorang ibu yang mengajak bayinya berusia enam bulan untuk naik gunung bersama suami.

Video viral itu berawal dari postingan akun TikTok @niavennya. Ia memperlihatkan suasana gunung yang berkabut sambil menggendong anaknya.

“Duit bisa dicari, kapan lagi ajak bayi 6 bulan naik gunung untuk pertama kali,” ucap akun TikTok @niavennya.

Unggahan ibu yang membawa anak usia ebam bulan naik gunung itu sudah ditonton lebih dari 2,3 juta Views. Video tersebut mendapatkan beragam komentar dari warganet, yang isinya sebagian mengkritik sang ibu, sebagian salut dengannya.

“Ini aman kok guys… memang, bukan untuk ditiru semua orangtua (terlebih yang belum banyak pengalaman). Tapi mendaki aman untuk bayi 3 bulan ke atas,” ucap akun @Halimah.

“Duit bisa dicari nyawa gak bisa diganti. Kalau sampai ada apa-apa,” saut akun @aprillia ananda.

“Itu lah pentingnya pendidikan yah bunda,” saut akun @onyieee_.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DIISNI)

“Haloo,saya juga seorang ibu. Alangkah baiknya tidak mengikuti ego sendiri, bayi cukup rentan,baik secara fisik maupun non fisik. Bijaklah menjadi orang tua,” kata akun @Aii.127.

“Ada mba gendongan khusus buat tracking atau tas yang include dudukan nya. Biar mba nyaman bayinya juga,” tutur @adelinethomas.

“Capek banget pasti, malah gendongnya gak mshape🥺 kuat banget bu🥺,” timpal akun @dr. Anissa Florence.

Dikutip Wollipon yang menghubungi Nia Vennya si penggunggah video viral membawa bayi enam bulan naik gunung. Nia Vennya merupakan ibu dari bayi tersebut. Dia mengisahkan soal perjalanannya bersama anaknya, Beline, yang berusia enam bulan, naik gunung.

“Kita mendaki Gunung Andong ketinggian 1726 MDPL yang mana hanya satu jam saja untuk sampai di puncak, itu saat pertama kali Beline naik gunung. Sebelum kita mendaki gunung, saya dan suami sudah sering bawa anak saya untuk adventure dan roadtrip bisa dilihat di story saya, bahkan Beline mandi di sungai. Anakku termasuk bayi yang tahan dingin tapi nggak kuat panas karena kita juga tinggal di tempat dingin,” ungkap Nia kepada Wolipop, Kamis (4/8/2022).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DIISNI)

Menurut Nia, anaknya sudah terbiasa dengan cuaca dingin. Ia dan suami berinisiatif untuk ajak Beline naik gunung. Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah, dipilihnya karena gunung tersebut relatif pendek, dan cuacanya tidak ekstrem.

“Bisa dilihat dari pakaian kami hanya kaus saja. Lalu di puncak Andong juga masih ada warung dan toilet. Kita daki Gunung Andong itu subuh dan turun sekitar jam 09.00 pagi. Sama di sana, Beline tidak rewel bahkan tidur terus,” kata Nia.

Selain mengajak suaminya, wanita yang tinggal di Magelang, Jawa Tengah ini mengajak tante dan om, keponakan dan kakeknya. Ia mengaku tak ada kesulitan saat membawa bayinya naik gunung.

“Kesulitan saya rasa nggak ada karena kami sekeluarga saling bantu dan tracknya juga nggak panjang jadi ya kita semua enjoy,” tuturnya.

Nia menambahkan, ia dan suaminya sebelumnya tinggal di Jakarta. Setelah hamil keduanya memutuskan untuk pindah dan tinggal di desa, di dekat lereng Gunung Sumbing di Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah.

“Kenapa milih desa? Karena saya kerjanya remote dan suami juga kerjaannya bisa dihandle dari jauh, terlebih kita suka dengan suasana alam. Kalau saya dari kecil memang sudah tinggal di desa walaupun bukan di gunung tapi kehidupannya hampir sama. Hanya saja cuacanya yang beda, tapi lain halnya sama anakku dia dari bayi merah sudah terbiasa di gunung jadi suhu badan dia juga menyesuaikan dan tahan dingin,” ucapnya.

Video unggahan Nia viral di media sosial, dia menanggapi komentar warganet yang rata-rata mengkritiknya. Dia mengaku miris dengan netizen karena mengkritik tanpa mencari tahu.

“Saya biasa saja, cuman saya miris sama orang-orang yang nggak mengerti tentang bawa anak ke alam bebas itu, sebenarnya bagus buat perkembangan sensorik kasar dan halus anak, malah pada percaya sama mitos, padahal kegiatan outdoor seperti ini di luar negeri sudah banyak banget dilakukan,” pungkasnya. (*/wollypop)

IKUTI KAMI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: