Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Warga Dukun Tolak Penambangan Berkedok Normalisasi Sungai » Perwakilan masyarakat dari dua Desa ini menuntut penolakan penambangan dengan berkedok normalisasi di sungai Pabelan (3/3)–(Foto–Istimewa)

Perwakilan masyarakat dari dua Desa ini menuntut penolakan penambangan dengan berkedok normalisasi di sungai Pabelan (3/3)–(Foto–Istimewa)

  • Diupload pada: Sab, 3 Mar 2018

Perwakilan masyarakat dari dua Desa ini menuntut penolakan penambangan dengan berkedok normalisasi di sungai Pabelan (3/3)–(Foto–Istimewa)

Sumber: Warga Dukun Tolak Penambangan Berkedok Normalisasi Sungai

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumpah Pemuda 28 Oktober

    Hari ini 28 Oktober Peringatan Sumpah Pemuda

    • 0Komentar

    BNews–MAGELANG— Sudah sejak lama peran pemuda terhadap perubahan diperhitungkan. Di Indonesia, bahkan hari Sumpah Pemuda selalu diperingati setiap tahunnya, agar selalu terawat dalam ingatan kita bahwa ada sekelompok pemuda yang pernah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Sejarah Sumpah Pemuda yang diperingati sejak tanggal 28 Oktober 1928 melibatkan sejumlah tokoh ternama. Antara lain seperti Sugondo Djojopuspito, RM […]

  • GEMPAR : Dikira mati, anak punk ini di evakuasi polisi dari ladang tembakau di Windusari (5/6)--(Foto--Istimewa)

    Dikira “Mati” Anak Punk Ditemukan Tergeletak di Kebun Tembakau Windusari

    • 0Komentar

    BNews—WINDUSARI— Ditemukan pemuda tergeletak di tengah perkebunan tembakau di wilayah Dusun Kuwadan Desa Girimulyo Kecamatan Windusari (5/8). Pemuda tersebut dalam kondisi lemah dan sekujur tubuhnya kotor. Petugas Polsek Windusari yang mendapat laporan dari Kepala Desa Girimulyo langsung menuju lokasi tersebut. “Petugas datang ke TKP dan langsung membangunkan pemuda tersebut dan di evakuasi ke Balai Desa […]

  • TERBAIK…Kucing dan Kodok Raksasa Meriahkan Karnaval Desa Kaponan

    TERBAIK…Kucing dan Kodok Raksasa Meriahkan Karnaval Desa Kaponan

    • 0Komentar

    BNews—PAKIS— Karnaval Budaya dalam rangka memperingati HUT RI di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang selalu maksimal. Seluruh desa menampilkan karya-karya terbaik untuk dipentaskan keliling desa. Siang tadi (21/8) untuk kesekian kalinya Karnaval Budaya di Desa Kaponan kembali memukau. 11 Dusun di desa tersebut menampilkan berbagai macam patung raksasa yang diarak keliling desa. “Ada sebelas […]

  • Kritis, Korban Selamat Banjir Bandang Akhirnya Meninggal

    Kritis, Korban Selamat Banjir Bandang Akhirnya Meninggal

    • 0Komentar

    BNews–GRABAG– Duka terus menyelimuti warga Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Salah satu korban yang selamat dan sempat kritis akhirnya meninggal dunia, kemarin sore. Korban meninggal adalah Alfian Nanda Nasukha, anak berusia tujuh tahun ini sempat hanyut ayahnya saat banjir bandang di Sambungrejo Kecamatan Grabag Magelang (29/4). Ayah dan anak ini hanyut sejauh 500 meter […]

  • Ribuan Warga Jodag/Gabahan Mlati Sleman Ikuti Syawalan 2026, Perkuat Jalinan Silaturahmi

    Ribuan Warga Jodag/Gabahan Mlati Sleman Ikuti Syawalan 2026, Perkuat Jalinan Silaturahmi

    • 0Komentar

    BNews–SLEMAN– Usai sholat Idulfitri 1447 H pada hari Sabtu (21/3/2026) ribuan warga Padukuhan Jodag/Gabahan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, melakukan tradisi syawalan atau halal bihalal di sepanjang jalan kampung. Tradisi syawalan ini dengan saling jabat tangan untuk bermaaf-maafan. Sebelum tradisi dimulai, dilakukan ikrar halal bihalal oleh Ketua RW 12 Sutrisno dan doa dipimpin Rois […]

  • Terkait 4 IRT Dan Bayi Yang Dipenjara, Ini Tanggapan Mabes Polri

    Terkait 4 IRT Dan Bayi Yang Dipenjara, Ini Tanggapan Mabes Polri

    • 0Komentar

    BNews–JAKARTA- Kasus pelemparan gudang rokok yang dilakukan 4 ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuai polemik. Banyak pihak yang menyayangkan penahanan yang dilakukan terhadap 4 IRT. Bahkan, dua balita ikut ditahan lantaran masih membutuhkan ASI oleh ibunya. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, […]

expand_less