Warga Nambangan Magelang Temukan Keris Kebo Tengen Peninggalan Leluhur

BNews—MAGELANG— Sebuah keris ditemukan di Kampung Nambangan RT VI RW XX Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Diperkirakan, senjata ini merupakan peninggalan Ki Tambang Yudho, leluhur kampung setempat.

Seorang Sesepuh, Chabib Sudarmadi mengatakan keris tersebut ditemukan pada Jumat, 10 Januari 2020 lalu. Sekitar pukul 20.00 WIB.

”Saya diberi petunjuk dalam mimpi untuk mengambil (pusaka). Seketika itu saya ke sini (Nambangan),” tuturnya kepada Borobudur News.

Benar saja, dia kemudian menemukan pusaka tersebut. Pusaka itu berada di Petilasan atau Makam Ki Tambang Yudho.

Menurutnya, pusaka ditemukan dibawah tanah. Dia harus menggali di kedalaman satu meter.

Keris yang ditemukan berlekuk tiga. Keris diduga merupakan karya oleh Empu Pakuwojo di Gunung Jabbal dan diberi nama Kebo Tengen.

Saat penemuan, dia mengatakan disaksikan oleh beberapa warga sekitar. ”Awalnya banyak yang tidak percaya, namun saat digali ternyata memang ada wujud pusaka,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengatakan didampingi didampingi oleh komunitas CNC (Canguk, Nambangan, Candi) selaku penggiat budaya sekitar. ”Rencananya memang kami ingin menemukan (petilasan). Sudah dari lima tahun lalu tapi tidak tahu caranya,” kata Ketua Komunitas CNC Totok.

Kedepannya, dia ingin nguri-uri hasil penemuan benda pusaka tersebut. Agar lebih mengenal peninggalan leluhur.

Bahkan, dia mengaku akan membuat sendratari yang diangkat dari kisah Ki Tambang Yudho. ”Kami akan visualkan. Entah dalam sendratari atau ketoprak,” imbuh Totok.

Lebih lanjut, dia mengatakan dari hasil temuan ini, semakin banyak warga yang antusias. Beberapa warga berpendapat bahwa cerita Ki Tambang Yudho memang sudah ada turun temurun.

”Saya seneng akhirnya ditemukan (petilasan) bukan cuma cerita, semoga bisa memberikan keberkahan,” Ujar Fitri, warga sekitar lokasi penemuan. (cr1/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: