Zona Merah Corona, Warga Magelang Diminta Salat Ied Di Rumah

BNews—MAGELANG— Walikota Magelang Sigit Widyonindito meminta warganya untuk tidak melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah di majid, lapangan hingga tempat terbuka lainnya. Kebijakan tersebut diambil agar penularan virus corona tidak semakin meluas.

Kebijakan itu ditegaskan dalam rapat persiapan Pemerintah Kota Magelang menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440H/2020. Tepatnya di Aula Adipura Kencana Kompleks Kantor Walikota Magelang, kemarin (18/5).

”Hal itu merujuk pada ketentuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah yang menganjurkan umat Islam melakukan Salat Idul Fitri dan khotbah bersama keluarga di rumah masing-masing,” tutur Sigit, hari ini (19/5).

Sigit menjelaskan, dari pendapat MUI Jakarta bila umat Islam yang bukan di zona merah boleh Salat Idul Fitri di masjid atau lapangan sedangkan MUI Jateng tidak boleh. Dengan demikian, maka dirinya menyatakan di Kota Magelang patuh pada MUI Jateng.

”Keputusan ini diambil bertujuan agar penularan virus corona tidak semakin meluas, sebab penularan dapat terjadi melalui interaksi antarindividu maupun benda yang terpapar,” jelas Sigit.

“Rakyat tetap bodo (lebaran), pasar rame, pusat perbelanjaan dibuka, berjubel antre, kita harus hadir, harus antisipasi seperti tahun-tahun kemarin. Tetap atur lalu lintas meskipun ada Covid-19,” sambungnya.

Sigit meminta pengendalian kota jangan sampai kendor. Kebersihannya harus tetap terjaga dan performanya harus bagus, tak luput juga taman tetap harus baik.

”Termasuk semua unsur harus memperhatikan adanya pasar tumpah, keamanan lingkungan, sekolah dan perkantoran,”imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina menegaskan kesiapan semua unsur sangat penting. Meskipun pandemi namun suasana menjelang lebaran mulai terasa. Utamanya di pusat-pusat keramaian.

”Meski dilain sisi, kondisi tersebut melegakan karena putaran ekonomi kembali menggeliat,” pungkas Windarti. (mta/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: