15 Ribu Jamaah Bakal Padati Magelang! Ini Agenda Besar Aisyiyah yang Dinanti
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026

BNews-MAGELANG – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Magelang menggelar konferensi pers; terkait pelaksanaan kegiatan Wisata Dakwah Aisyiyah se-Eks Karesidenan Kedu yang akan digelar pada Minggu, 19 April 2026 mendatang. Kegiatan tersebut rencananya dipusatkan di Lapangan drh. Soepardi Sawitan, Kabupaten Magelang.
Ketua Panitia Wisata Dakwah Aisyiyah se Eks Karisidenan Kedu Jauharoh Hasanah menyampaikan bahwa kegiatan ini; akan diikuti peserta dari enam daerah di wilayah eks Karesidenan Kedu, yakni Kabupaten Magelang, Kota Magelang; Purworejo, Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen, dengan estimasi jumlah jamaah mencapai 12 hingga 15 ribu orang.
“Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin sejak tahun 1970-an dan dilaksanakan secara bergiliran di wilayah eks Karesidenan Kedu. Untuk di Magelang sendiri terakhir digelar pada 2017, kemudian sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, dan tahun 2026 ini kami kembali dipercaya sebagai tuan rumah,” jelas Jauharoh saat konferensi pers di RM Sop Buntut Haji Wongso Magelang, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak Juni 2025, termasuk koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang guna mendukung kelancaran acara.
Kegiatan ini tidak hanya berisi tausiyah keagamaan, tetapi juga dikemas dengan konsep wisata dakwah yang terintegrasi dengan promosi potensi daerah. Salah satu pengisi materi dakwah dijadwalkan menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
“Selain dakwah, kami juga mengusung konsep wisata. Kami bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberikan potongan harga tiket di sekitar 20 destinasi wisata di Kabupaten Magelang, seperti Silancur, Tol Khayangan, hingga Ketep Pass,” ungkapnya.
Untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, panitia juga menyiapkan sekitar 75 stan bazar yang diisi oleh pelaku UMKM dari lingkungan Aisyiyah se-Karesidenan Kedu maupun masyarakat umum. Kehadiran bazar tersebut diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal selama kegiatan berlangsung.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (DISINI)
“Kami tetap mengakomodir UMKM lokal di sekitar lokasi. Namun untuk peserta bazar dari luar yang tidak terdaftar sebelumnya, mohon maaf tidak dapat kami fasilitasi masuk ke area utama,” tambahnya.
Selain itu, dalam rangkaian kegiatan juga akan dilakukan penandatanganan prasasti bantuan revitalisasi bagi sekitar 20 sekolah di lingkungan Muhammadiyah di Kabupaten Magelang.
Jauharoh berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Aisyiyah dan Muhammadiyah, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi antaranggota serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi perempuan dan promosi pariwisata daerah.
“Harapan kami, syiar Aisyiyah dan Muhammadiyah semakin diterima oleh masyarakat luas. Kami juga ingin menunjukkan peran perempuan dalam mendukung ekonomi serta ikut mempromosikan potensi wisata daerah,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar