BEJAT !! Oknum Guru Ngaji Ini Nekat Memperkosa Enam Anak Dibawah Umur

BNews–NASIONAL– Sungguh bejat apa yang dilakukan oleh seorang pria guru ngaji berusia 60 tahun di Blitar ini. Pria bernama Muhyidin, 60, tersebut nekat memperkosa enam anak  yang masih dibawah umur.

Muhyidin, 60, mengaku memiliki nafsu seksual tinggi. Guru ngaji sebuah musala di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini mengaku bernafsu setiap kali melihat anak-anak yang datang ke tokonya.  

Dorongan itulah yang membuat tokoh agama ini nekat berbuat bejat. Membujuk anak-anak masuk ke dalam rumah dan memperkosanya di tempat ibadah.

“Nafsu sudah memuncak,” tutur Muhyidin di depan aparat Polres Blitar Kota Senin (29/3/2021).  

MHY ditangkap setelah sejumlah keluarga korban melaporkan aksi bejat yang bersangkutan ke Polres Blitar Kota. Enam korban semuanya perempuan. Korban yang terkecil berusia 9 tahun dan yang terbesar berumur 12 tahun.

Dalam pemeriksaan terungkap, aksi Muhyidin berlangsung mulai tahun 2017, dan terus berlanjut hingga Februari 2021.

Empat korban di antaranya tidak hanya dicabuli, tapi juga disetubuhi. Setiap korban mengalami perlakuan tidak senonoh lebih dari sekali. Bahkan, ada satu korban yang disetubuhi sekaligus dicabuli sampai 10 kali.  

Menurut Muhyidin, semua korban dia garap di rumahnya, saat situasi sepi. “Siang hari saat istri yasinan dan belanja. Anak saya dolanan (main),” tuturnya.

Selain sebagai guru ngaji di musala, Muhyidin sehari hari banyak berada di warung kecil miliknya. Warung yang berjualan jajanan dan minuman tersebut berlokasi menjadi satu dengan rumahnya.

Semua korban Muhyidin merupakan anak anak yang tengah berbelanja di warungnya. Muhyidin memakai modus tidak segera memberikan uang kembali.

 Saat menunggu kembalian, korban diajaknya masuk ke dalam rumah. Muhyidin memulai dengan meraba raba, yang kemudian berakhir dengan pencabulan.  “Saya tidak pernah memaksa,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: