Melihat Tim Damkar Magelang Susah Payah Selamatkan Sapi yang Terjebak

BNews—Magelang— Masih banyak yang menganggap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) hanya bertugas menjinakkan api. Ternyata Damkar Kabupaten Magelang mempu menangani persoalan lain. Mulai dari bencana alam hingga menyelamatkan hewan.

Perwakilan pasukan Damkar Kabupaten Magelang pada Bagian Penolong dan Penyelamatan, Hendra Apriansya mengatakan, terdapat beberapa penanganan kasus unik yang pernah kita lakukan. Seperti menyelamatkan kucing dari sumur, membongkar rumah tawon hingga menolong sapi terjebak di dalam bak makan.

Hendra menjelaskan, kasus evakuasi sapi bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku damkar sudah tiga kali melakukan penyelamatan. Berawal dari laporan warga melalui sambungan telepon, pelapor menceritakan tentang seekor sapi di pertenakannya yang terjebak di dalam bak makan, Kamis malam (26/12).

”Tim mendapatkan laporan itu pukul 20.32 WIB. Ada sapi terjebak. Kami langsung meluncur ke lokasi,” Jelas Hendra Apriansyah, kemarin (11/1).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati kepala dan badan sapi jenis Jawa itu terjebak di dalam bak makan. Sedang kakinya berada di luar. Sapi berusia dua tahun itu terjebak kurang lebih 30 menit sehingga hewan tersebut sudah terlihat lemas. Kata pemilik sapi warga Desa Wanurejo, Borobudur, sapi terjebak lantaran terlalu agresif saat diberi pakan.

”Sepuluh pasukan damkar segera mengevakuasi tanpa menciderai sapi. Yakni dengan membongkar bak makan dari bahan bata dan cor besi menggunakan rotary (sejenis rinda berukuran besar). Proses penyelamatan berlangsung 45 menit,” terangnya.

Papar dia, terapat 320 petugas damkar di Kabupaten Magelang yang tersebar di beberapa kecamatan. Sedang armada yang tersedia sejumlah 13 unit. Terdiri satu mobil ambulan, mobil rescue, enam truk pompa kpasitas tiga ribu, lima ribu dan enam ribu liter, dua tangka suplay lima ribu liter.

”Dari jumlah personel dan armada yang ada belum bisa mengcover seluruh wilayah Kabupaten Magelang,” terang dia. (*/han)

Penulis: Fitri Hidayatun dan Amelia Yuniar (Mahasiswi Magang Universitas Negeri Semarang)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: