2 Sejoli di Jogja Gelapkan 6 Mobil Rental, Raup Untung Ratusan Juta

BNews—JOGJAKARTA— Sepasang kekasih berinisial TY, 27, dan HS, 33, berhasil diringkus petugas Polsek Ngaglik, Sleman, DI Jogjakarta usai terlibat pencurian mobil rental. Dua sejoli berhasil meraup uang Rp300 juta dari hasil menggelapkan enam unit mobil.

Dari keterangan kedua pelaku, mobil-mobil tersebut digadaikan di beberapa daerah. Yakni di Jawa Tengah dan DI Jogjakarta.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Tri Adie Hari Sulistia melalui Kanit Reskrim Iptu Budi Karyanto membenarkan peristiwa tersebut. Pelaku yang diamankan adalah TY, 27, dan HS, 33. Keduanya merupakan warga Kebumen, Jawa Tengah.

Mereka terendus polisi usai menggelapkan mobil Honda Jazz nomor polisi AB 1589 EJ. Mereka menggelapkan mobil tersebut pada sebuah rental mobil di Dusun Tegal, Jongkang Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

”Kedua pelaku diamankan Selasa (29/12) di Buayan Kebumen Jawa Tengah,” kata Budi, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, terungkapnya kasus itu berawal dengan adanya laporan pemilik rental mobil di Tegal Jongkang Sariharjo, Ngaglik, Sleman pada 31 Mei 2020 lalu. Saat itu, korban melaporkan kedua pelaku menyewa mobil Honda Jazz selama satu bulan dengan biaya Rp9 juta. 

Namun nahas, setelah jatuh tempo pengembalian mobil, kendaraan itu tidak kunjung dikembalikan. Bahkan saat korban berusaha menghubungi pelaku, nomor teleponnya tidak aktif. Belakangan diketahui jika mobil itu sudah digadaikan kedua pelaku.

“Modus pelaku yakni menyewa mobil namun sampai batas waktu sewa, mobil tidak dikembalikan dan digadaikan,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Sadar menjadi korban penipuan, pengusaha mobil rental itu kemudian melapor ke Polsek Ngaglik. Mendapat laporan itu, dipimpin Iptu Budi, polisi lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mencari informasi tentang keberadaan pelaku.

Berkat kerja keras anggota Reskrim Polsek Ngaglik, enam bulan usai leporan itu, akhirnya didapat informasi bahwa mobil sudah digadaikan di daerah Puring Kebumen. Petugas kemudian memburu keberadaan pelaku di Kebumen. 

”Saat kita cek keberadaanya di rumahnya, ternyata pelaku sudah pergi. Mereka selalu berpindah-pindah kost di Purwokerto dan Kroya,” terangnya.

Polisi tak putus asa. Jelang akhir tahun, petugas mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku berada di daerah Buayan, Kebumen. Tidak mau buruannya lepas, petugas lantas melakukan penangkapan terhadap pelaku dan membawa ke Polsek Ngaglik pada Selasa, 29 Desember 2020.

Menurut Budi, dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku saling berbagi peran. Dimana TY si pelaku perempuan yang menyewa mobil. Setelah mobil didapat, oleh YT mobil kemudian diserahkan pada HS untuk digadaikan ke Kebumen.

Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku sebelumnya juga telah melakukan penggelapan mobil rental. Diantaranya di Gamping Sleman sejumlah dua unit mobil, di Bantul dua unit mobil dan penggelapan satu mobil di daerah Pejagoan Kebumen.

Dengan tambahan kasus di Ngaglik ini, berarti kedua pelaku total sudah menggelapkan enam mobil rental.

Iptu Budi menambahkan, dari hasil kejahatannya, kedua pelaku meraup keuntungan uang Rp300 juta. Selanjutnya, oleh pelaku uang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk digunakan untuk ke salon.

”Kita masih kembangkan kasus penggelapan ini. aApakah masih ada lokasi kejahatan lain. Pelaku dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tutupnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: