Reshuffle Pemkab Magelang, Ini Daftar 14 Pejabat yang Dilantik Bupati
- calendar_month 14 jam yang lalu

Pemkab Magelang Lantik 14 Pejabat
BNews- MAGELANG – Bupati Magelang Grengseng Pamudji melantik 14 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Rabu (18/2) sore. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan jabatan berbasis kompetensi untuk mendukung percepatan transformasi birokrasi.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap program dan kegiatan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Adapun 14 pejabat yang dilantik di antaranya Slamet Ahmad Husein yang sebelumnya menjabat Kepala Disdikbud kini menjadi Asisten 2, Bella Pinarsih sebagai Asisten 1 sebelumnya menjabat di Dinas Sosial.
Lalu Wisnu Agro Budiono yang sebelumnya di Dispupa kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Syarifudin dari Kepala DLH menjadi Kepala Satpol PP dan Damkar; serta Edi Wasono yang sebelumnya di BPBD kini menjabat Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM.
Selain itu, Nanda Cahyadi yang sebelumnya Asisten 2 kini menjadi Kepala Bappeda, Azis Amin Mujahidin dari Staf Ahli menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; serta Iwan Sutiarso yang sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selanjutnya, Budi Daryanto dari Diskominfo kini menjabat Kepala DPMPTSP, Labaika yang sebelumnya Kepala Satpol PP kini menjadi Kepala Kesbangpol, M Taufik dari Kesbangpol kini menjabat Kepala Dinas Sosial; Gunawan Yudi Nugroho dari Dispermades kini menjadi Kepala DPRKP.
Kemudian M Taufik Yahya dari Bappeda kini menjabat Kepala BPKAD, serta Bambang Hermanto yang sebelumnya Asisten 1; kini dipercaya sebagai Kepala BPBD Kabupaten Magelang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Grengseng Pamudji menegaskan, penataan jabatan ini telah melalui proses assessment guna memastikan pejabat yang dilantik; sesuai dengan kompetensi dan keahlian masing-masing.
“Saya yakin melalui assessment ini para pejabat yang dilantik ditempatkan sesuai dengan kompetensi keahlian yang dimilki; sehingga bisa bekerja secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas OPD agar pelaksanaan program berjalan maksimal dan berdampak langsung pada masyarakat. Terlebih memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, masyarakat dinilai menunggu aksi nyata dari pemerintah daerah.
“Segera lakukan rencana aksi daerah, kolaborasi dengan OPD yang ada, dan dokumentasikan karena masyarakat menanyakan progress; apa yang kita perbuat selama ini dan dampak apa yang ditimbulkan,” tegasnya.
Selain kolaborasi, Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan data dalam setiap kegiatan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengukur sejauh mana manfaat program dirasakan masyarakat sekaligus menjadi dasar evaluasi kebijakan ke depan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2


Saat ini belum ada komentar