Diundang Ke Polri TV Divisi Humas Polri, Kapolsek Muntilan Paparkan Program “Polisi Ngantor Ning Ndeso”
- calendar_month Jum, 25 Jul 2025

Bawa Program Ngantong Neng Ndeso, Kapolsek Muntilan diundang di Mabes Polri Divisi Humas
BNews-Magelang – Sebuah terobosan pelayanan publik digagas oleh AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H., Kapolsek Muntilan, Polresta Magelang.
Melalui program bertajuk “Polisi Ngantor Ning Ndeso”, jajaran kepolisian kini hadir langsung di tengah masyarakat pedesaan; untuk memberikan berbagai layanan kepolisian tanpa harus ke kantor polisi.
Program tersebut membuat Kapolsek Muntilan ini diundang ke Jakarta oleh Pimpinan Mabes Polri. Ia diundang sebagai narasumber di Polri TV dalam acara Podcast Polri, pada Rabu (25/7/2025).
Dalam wawancara Ekslusif tersebut, AKP Abdul Muthohir menjelaskan program ini lahir dari keresahan sekaligus semangat berinovasi; saat Polsek Muntilan ditunjuk mengikuti Kompolnas Award 2023.
Dalam penilaian ajang tersebut, ada indikator penting soal inovasi pelayanan publik dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Merasa belum memiliki inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, AKP Abdul Muthohir pun mencetuskan ide agar kepolisian “turun gunung” memberikan pelayanan di balai desa.
“Saya berpikir, kenapa tidak kita yang hadir langsung ke desa, membuka pelayanan proaktif sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Dari situlah lahir nama dan konsep Ngantor Ning Ndeso,” jelas Kapolsek Muntilan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)
Program ini mulai dijalankan sejak 1 Agustus 2024, dan hingga 25 Juli 2025 telah dilaksanakan sebanyak 41 kali, menyasar desa-desa di wilayah Kecamatan Muntilan. Tak kurang dari 274 warga telah menerima berbagai layanan seperti pembuatan SKCK, surat kehilangan, perizinan kegiatan, laporan pengaduan, hingga konsultasi Kamtibmas.
Program Ngantor Ning Ndeso tak hanya sekadar loket pelayanan berjalan. Di baliknya, ada sinergi lintas unsur – mulai dari Kanit, Bhabinkamtibmas, personel Banit Intel dan Reskrim, hingga perwira pengawas yang terlibat aktif. Bahkan mobil dinas Grand Max yang semula untuk operasional kini disulap menjadi loket pelayanan kepolisian bergerak.
“Setiap pelaksanaan kami bentuk satu unit kecil lengkap. Operator dari Banit Intel, Bhabinkamtibmas menyosialisasikan jadwal kegiatan ke desa, ikut problem solving, dan tentu mendampingi warga yang datang ke lokasi,” ujar Kapolsek.
Program ini juga tak lepas dari dukungan luar biasa pimpinan. Baik Kapolresta maupun Wakapolresta Magelang terus mendorong agar layanan proaktif seperti ini dapat berjalan berkesinambungan.
Tak hanya dari internal kepolisian, respon masyarakat dan stakeholder pun sangat positif. Para kepala desa, tokoh masyarakat, hingga Forkompimcam menyambut baik keberadaan program ini. Bahkan, menurut AKP Abdul Muthohir, Bupati Magelang melalui salah satu programnya akan meniru langkah ini dengan berkantor langsung di kecamatan.
“Salah satu kepala instansi di wilayah Muntilan bahkan ingin bergabung dengan kami dalam program ini. Mereka menyampaikan niatnya untuk ikut memberikan pelayanan bersama,” ungkapnya.
Meski begitu, Kapolsek tak menampik adanya tantangan. Keterbatasan personel menjadi salah satu kendala. Sebab, di tengah padatnya tugas, anggota harus membagi waktu antara pelayanan reguler di Mapolsek dengan kegiatan Ngantor Ning Ndeso.
Sebagai bentuk pengembangan, Polsek Muntilan juga akan memperluas jangkauan layanan dengan menyasar sekolah-sekolah. Mulai tahun ini, siswa kelas XII yang akan lulus bisa mengurus SKCK langsung di sekolah, difasilitasi petugas yang datang ke lokasi.
“Selama desa bisa mengoordinasikan warganya, kami siap datang sewaktu-waktu, bahkan di luar jadwal mingguan. Koordinasi adalah kunci,” tegasnya.
Di akhir perbincangan, Kapolsek Muntilan menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin.
“Kami hadir untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan. Jika ingin tahu lebih lanjut, silakan hubungi Call Center Polsek Muntilan di nomor 0815 2000 110,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar