Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » KKN UNTIDAR Magelang Sukses Jalankan Sosialisasi Penerapan Teknologi Pertanian Secara Organik

KKN UNTIDAR Magelang Sukses Jalankan Sosialisasi Penerapan Teknologi Pertanian Secara Organik

  • calendar_month Sab, 11 Feb 2023

BNews–MAGELANG-– Mahasiswa KKN Untidar Desa Sukosari, Bandongan pada 30 Januari 2023 telah melaksanakan program sosialisasi mengenai penerapan teknologi pertanian organik. Dengan diikuti 30 audience, sosialisasi ini dilaksanakan pada sore hari pukul 16.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB.

Sosialisasi ini dilakukan guna mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia secara terus menerus pada sektor pertanian, terutama di Desa Sukosari. Disisi lain, sosialisasi ini juga berguna untuk mengurangi pencemaran lingkungan baik di tanah maupun pencemaran air dari pestisida yang digunakan.

Bertempat di Balai Desa Sukosari, tim KKN mengundang Muhammad Khoirul Arif Isnanto S.P. atau akrab disapa Anto sebagai narasumber. Kegiatan sosialisasi diawali dengan pemberian materi oleh narasumber dan dilanjutkan sesi tanya jawab bagi para warga untuk berdiskusi lebih jauh.

“Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup. Selain itu, juga dapat yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, berkualitas dan berkelanjutan,” tutur Anto.

Petani harus mulai menerapkan teknologi pertanian organik untuk mengembalikan kesuburan tanah sehingga menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan. Pertanian organik berhubungan dengan kesuburan tanah, sehingga berkaitan erat dengan kandungan hara pada tanah.

Penerapan pertanian organik dapat dilakukan dengan langkah yang sederhana, misalnya melalui penggantian pupuk kimia dengan pupuk organik. Menurut Pak Anto, pupuk kimia dapat digantikan dengan bahan alami yang mudah ditemukan seperti kotoran ternak, jerami, eceng gondok, dan lain-lain.

“Kesuburan tanah dipengaruhi oleh ph tanah, jumlah bahan organik, dan mikroorganisme,” imbuhnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Oleh karena itu, selain menyediakan nutrisi untuk tanaman, petani juga harus memperhatikan unsur lain untuk mengolah nutrisi tanaman tersebut. Dengan kata lain, selain menyediakan bahan organik seperti jerami petani juga harus menyediakan mikroorganisme yang terdapat pada eceng gondok.

Maka dari itu sosialisasi ini penting dilakukan karena bermanfaat bagi berbagai pihak baik bagi alam, maupun masyarakat sekitar untuk dapat menerapkan, yang mana masyarakat di Desa Sukosari notabennya bermata pencaharian pada pertanian.

“Harapan saya petani di Desa Sukosari mulai mengurangi penggunaan bahan kimia seperti pupuk kimia dalam pengelolaan pertaniannya,” pungkasnya. (adv)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less