Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pengabdian Masyarakat Untidar 2026, UMKM Windusari Dibekali Ilmu Pembukuan Keuangan

Pengabdian Masyarakat Untidar 2026, UMKM Windusari Dibekali Ilmu Pembukuan Keuangan

  • calendar_month 2 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Universitas Tidar (Untidar) terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pencatatan keuangan bagi pelaku UMKM olahan ubi dan grubi di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai melalui program DIPA Universitas Tidar Tahun 2026 tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan para pelaku usaha kecil, khususnya dalam mengelola dan mencatat keuangan usaha secara sederhana dan terstruktur.

Ubi dan grubi merupakan produk unggulan khas Kecamatan Windusari yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan utama bagi puluhan keluarga petani dan pedagang setempat.

Namun, dalam menjalankan usaha, sebagian pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Mereka belum memiliki sistem pencatatan yang memadai sehingga kesulitan mengetahui perkembangan usaha maupun menghitung keuntungan secara pasti.

Kegiatan pelatihan ini diketuai Ir. Welly Mahardhika, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., dosen Fakultas Teknik Universitas Tidar. Tim pengabdi yang terdiri atas dosen dan mahasiswa tersebut bekerja sama menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan pelatihan.

Pelatihan dilaksanakan secara langsung di lokasi mitra UMKM dengan menggabungkan metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik pencatatan keuangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan modul pembelajaran yang telah disiapkan oleh tim pengabdi.

Materi yang diberikan meliputi cara membuat pembukuan sederhana, menyusun laporan laba rugi, hingga mencatat arus kas. Keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM mengelola keuangan usaha secara lebih tertib dan mandiri.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya kehadiran serta keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok.

Para pelaku UMKM mengaku belum pernah mendapatkan pelatihan serupa sebelumnya. Karena itu, materi yang diberikan dinilai bermanfaat untuk membantu mereka memahami pengelolaan keuangan dan mengembangkan usaha.

Selain memberikan pelatihan, tim pengabdi Universitas Tidar juga menyerahkan media pembelajaran berupa modul dan alat tulis kantor (ATK). Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan peserta untuk melanjutkan praktik pencatatan keuangan secara mandiri setelah kegiatan selesai.

Modul disusun menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami agar dapat diterapkan langsung dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pertama tentang pengentasan kemiskinan dan tujuan kedelapan mengenai pekerjaan layak.

Melalui peningkatan literasi keuangan, para pelaku UMKM diharapkan mampu menyusun perencanaan usaha dengan lebih baik, mengetahui kondisi keuangan secara terukur, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kemampuan pencatatan keuangan yang lebih baik juga diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengakses permodalan yang lebih besar dari lembaga keuangan guna mengembangkan usaha.

Universitas Tidar sebagai perguruan tinggi yang berada di Magelang terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pengabdian berkelanjutan.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu kewajiban dosen untuk memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Keberhasilan pelatihan pencatatan keuangan bagi UMKM ubi dan grubi di Kecamatan Windusari ini; diharapkan menjadi motivasi bagi tim pengabdi untuk terus mengembangkan program pemberdayaan UMKM yang lebih berdampak.

Selain memberikan manfaat bagi pelaku usaha setempat, kegiatan ini diharapkan; dapat menjadi inspirasi dan model pemberdayaan UMKM yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia.

Oleh: Tim Pengabdian Masyarakat DIPA Universitas Tidar 2026

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less