Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pesta Miras Oplosan, Dua Gadis Di Bantul Meninggal Dunia

Pesta Miras Oplosan, Dua Gadis Di Bantul Meninggal Dunia

  • calendar_month Kam, 6 Mar 2025

Selanjutnya, pada Senin (3/3/2025) pukul 04.18 WIB, RKP muntah.

Kemudian dibawa ke RS Pratama oleh keluarga RKP dan dilakukan perawatan di ruang IGD.

Namun nahas, pada pukul 06.00 WIB, RKP dinyatakan meninggal dunia oleh RS Pratama.

“Pada pukul 11.18 WIB, anggota Polsek Banguntapan menerima informasi kejadian tersebut dan mendatangi lokasi kejadian.”

“Pada pukul 12.00 WIB, Polsek Banguntapan cek di RS pratama dan mendapatkan informasi korban RKP dinyatakan meninggal dunia pukul 06.00 WIB,” terangnya.

Sementara itu, untuk korban MAM, dinyatakan meninggal dunia di RS Rajawali Citra Banguntapan pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelum meninggal dunia, MAM juga sempat mengalami gejala yang sama dengan RKP. Satu di antaranya berupa gejala muntah-muntah.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

“Lalu, pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB, Inafis Polres Bantul mendatangi TKP dan ditemukan tujuh botol bening ukuran 600 mililiter,” tandasnya.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menanggapi kejadian dua perempuan muda yang meninggal dunia usai menenggak miras oplosan di Ngumbul, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.

“Ya, itu suatu peristiwa perlu lagi-lagi penyadaran yang terus menerus dilakukan untuk generasi muda,” katanya, saat ditemui di sela-sela tugasnya, Selasa (4/3/2025).

Disampaikannya, peristiwa konsumsi miras menjadi suatu peristiwa yang sangat naif dan terjadi pada beberapa orang. Termasuk dua perempuan yang meninggal dunia di karenakan menenggak miras oplosan tersebut.

Halim pun mengajak masyarakat untuk terus menerus menggunakan akal sehat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sebab, dengan akal sehat, manusia dapat berpikir jernih, menjauhi hal-hal terlarang, hingga menjauhi hal berbahaya.

“Gunakanlah akal sehat. Kita enggak bisa berkomentar kalau orang itu tidak menggunakan akal sehat. Itu kan enggak bisa dikomentari,” ucap Halim.

Apalagi, miras oplosan biasanya diracik dari bahan-bahan yang berbahaya dengan kadar takaran tidak tepat atau tidak seharusnya dikonsumsi oleh manusia.

“Masak bahan berbahaya diminum. Kita mau komentar apa coba? kan itu tidak mau menggunakan akalnya dan mau menyakiti diri sendiri dengan meracik minuman oplosan itu sendiri,” ujar dia.

Orang nomor satu di Bumi Projotamansari itu pun mengaku tidak bisa bicara banyak dengan kejadian yang sangat ironis tersebut.

“Yang jelas, gunakanlah akal sehat kalian. Jangan merusak badan kalian dengan sesuatu yang nyata merusak badan kalian sendiri,” pesan Halim. (*)

About The Author

  • Penulis: Joe Joe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less