Seteleh Awan Panas Semeru, Kini Gunung Merapi Jadi Sorotan Aktivitasnya
- calendar_month Kam, 9 Des 2021

Gunung Merapi pada Jumat, (20/8). (sumber: bpptkg)
BNews–JOGJA_- Beberapa waktu lalu Gunung Semeru erupsi, dan kini ancaman gunung meletus kembali datang. Kali ini, ancaman gunung meletus datang dari Gunung Merapi.
Gunung Merapi ini berada di perbatasan kabupaten Klaten, Boyolali, Magelang (Jawa Tengah) dan Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta). Gunung ini termasuk gunung berapi yang aktif dan sering erupsi atau meletus.
Kini aktivitas Gunung Merapi terus dipantau, karena menunjukkan tanda-tanda akan erupsi atau meletus.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis update terkini mengenai situasi Gunung Merapi pada Rabu (8/12/2021).
Dalam pengamatan pada pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB, Rabu (8/12/2021), Gunung Merapi terlihat jelas. Secara visual, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 15-20 meter di atas puncak kawah.
Selain itu, teramati juga adanya guguran lava pijar 11 kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.
Aktivitas kegempaan Informasi mengenai kegempaan seperti guguran, hembusan, dan hybrid/fase banyak. Untuk jumlah guguran yang tercatat sebanyak 41 kali dengan amplitudo 3-12 milimeter, dan berdurasi sekitar 15,3 detik hingga 124,9 detik atau 2 menit lebih 4 detik.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Banyaknya hembusan yang tercatat oleh BPPTKG dari Gunung Merapi yakni sebanyak satu kali, dengan amplitudo 3 milimeter, dan berdurasi 20,4 detik. Sementara untuk hybrid/fase banyak yang tercatat yakni berjumlah 11 kali, dengan amplitudo 3-22 milimeter, S-P 0,2 sampai 0,9 detik, dan berdurasi 4,9 sampai 10 detik.
Gunung Merapi merupakan gunung api aktif dengan ketinggian 2.968 mdpl yang terletak di sekitar wilayah Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, dan D.I.Yogyakarta. Pada pantauan di hari tersebut, suhu udara yang ada di Gunung Merapi berkisar antara 14-20 derajat celsius; dengan kelembapan udara cukup tinggi yakni 72-89 persen, dan tekanan udara 568-717 mmHg.
Status Gunung Merapi masih Siaga (Level III) Status Gunung Merapi masih Siaga (Level III) sejak 5 November 2020 sampai saat ini. Peningkatan status itu didasarkan pada aktivitas vulkanik yang terjadi pada saat itu, yang dapat berlanjut ke erupsi. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar