Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » VIRAL !! Curi Tas Pendaki Lain di Gunung Slamet, Pelaku Diburu Hingga Ketemu di Bandung

VIRAL !! Curi Tas Pendaki Lain di Gunung Slamet, Pelaku Diburu Hingga Ketemu di Bandung

  • calendar_month Sen, 10 Feb 2025

BNews-JATENG– Pendaki Gunung Slamet kehilangan tas diduga dicuri oleh pendaki lain. Setelah penyelidikan, tas ditemukan di Bandung.

Seorang pendaki Gunung Slamet kehilangan tas carrier beserta isinya di Pos 3 jalur pendakian Bambangan, Purbalingga. Tas itu diduga dicuri oleh pendaki asal Bandung yang baru saja dikenalnya.

Kecurigaan pendaki bernama AN itu bukan tanpa alasan. Pendaki lain melihat ada orang yang turun dengan membawa tas dengan ukuran tidak wajar.

“Dia berusaha mencari tanya ke teman-teman yang ada di area pos 3 salah satu pendaki ada yang ngomong katanya lihat; ada salah satu anak yang bawa tas gede banget, ditanya katanya bawa sampah,” kata Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo, Jumat (7/2/2025).

Beruntung, AN sempat berkenalan dengan pendaki yang diduga mencuri tersebut, bahkan makan malam bersama. Pelaku saat itu juga menyebutkan nama aslinya, Bayu.

“Berbekal dari itu AN bersama teman lainnya mencari tahu apa ada yang registrasi atas nama Bayu. Dicari ketemu form registrasinya; berbekal dari situ kemudian korban mencari informasi dan alamatnya di Bandung lalu disusul sampai sana. Ternyata pas sampai rumahnya, tasnya ditemukan,” lanjut dia.

Persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlanjut ke jalur hukum. Namun korban tetap melaporkan semua temuannya ke pihak basecamp pengelola jalur pendakian.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK DISINI)

Adapun pencurian itu terjadi pada akhir Januari lalu. Berdasarkan hasil laporan korban, pihak basecamp akhirnya baru bersikap beberapa hari lalu.

“Sanksi dikeluarkan kemarin dua hari lalu. Kenapa sanksi dikeluarkan lama, karena dari basecamp menunggu itikad baik pelaku, kok lama banget ga ada klarifikasi, akhirnya forum lingkar Slamet memutuskan untuk mem-blacklist. Akhirnya dikeluarkan surat itu,” tegasnya.

Untuk sementara Sugeng mengaku forum lingkar Gunung Slamet mem-blacklist pelaku dengan sanksi larangan mendaki Gunung Slamet seumur hidup. (*/detik)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less