Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia Setelah Diajak Bersepeda Motor Tegal-Surabaya Nonton Sepak Bola

BNews–NASIONAL-– Bayi berusia 6 bulan asal Tegal meninggal dunia setelah diajak sang ayah nonton pertandingan Persebaya vs Persita di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya 1 Agustus 2022 lalu.

Laman media sosial Twitter geger dengan sebuah postingan dari salah satu suporterPersebaya yang mengunggah foto jenazah seorang bayi 6 bulan yang diduga meninggalsetelah diajak ayahnya nonton bola di stadion.

Dalam foto yang diunggah 3 Agustus 2022 tersebut terlihat seorang bayi yang sudah dibungkus kain kafan tergolek kaku di depan seorang wanita.

Ayah sang bayi rupanya menyesali tindakannya yang memboyong bayinya dari Tegal ke Surabaya untuk nonton langsung ke stadion.

Menanggapi meninggalnya bayi 6 bulan yang dibawa sang ayah yang diduga berasal dari Tegal ini, pihak official Persebaya memberi tanggapan.

“Innalilahi wa innailaihi rojiun Keluarga besar Persebaya turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya Alfatihah kagem almarhum,” kata akun Persebayaupdate dikutip Kabar Tegal pada 6 Agustus 2022.

Pasangan suami istri asal Tegal tersebut diketahui berinisial FJ (38) dan RA (37) yang membawa sang bayi dengan mengendarai motor dari Tegal hingga ke Surabaya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dalam perjalanan, FJ bercerita sempat beristirahat sebanyak tiga kali hingga akhirnya tiba di Surabaya Minggu (1/8) pukul 07:10 WIB, usai sebelumnya berangkat dari Tegal, Sabtu (31/7). FJ mengaku memilih naik motor karena dinilai lebih hemat.

“Di Kudus itu masih sehat. Bahkan beberapa pengendara menyapa. Lucu, ya, anaknya. Mereka juga bertanya mau ke mana, saya jawab mau lihat bola di Surabaya,” kata FJ, kepada detikJatim, dikutip Minggu (7/8).

Sesampai di tempat penginapan Surabaya, sang ibu sempat memberikan ASI, kemudian dimandikan. Pada proses dimandikan itulah, bayi tersebut disebut FJ tidak ingin kembali menyusui. Mendadak bayi pun mengalami gejala batuk disertai dahak.

Nahasnya, bayi tidak selamat usai dilarikan ke RS meskipun sempat mendapatkan perawatan. Dokter menyebut kondisi bayi sudah tidak bernapas, sehingga sempat dibantu memakai alat pernapasan.

“Sekitar pukul 15.10 WIB saya dipanggil, katanya jantung anak saya sudah nggak berdetak. Terus dibantu lagi dengan alat agar jantungnya berdetak,” kata FJ.

“Setelah diceritakan kronologi penanganan anak saya, kemudian dokter mengatakan jika anak saya tidak tertolong,” tutur FJ.

Pasutri tersebut menyesal lantaran membawa bayi demi menonton klub bola kesayangan, berakhir duka. (*/detik)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!