Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Daftar Lengkap Jalan di Magelang yang Resmi Ganti Nama Jadi Nama Ulama Besar!

Daftar Lengkap Jalan di Magelang yang Resmi Ganti Nama Jadi Nama Ulama Besar!

  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025

BNews—MAGELANG— Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar beragam kegiatan yang sarat makna.

Selain mengadakan berbagai lomba prestasi santri serta memberikan bantuan permodalan ternak untuk sejumlah pondok pesantren, Pemkab Magelang juga meluncurkan; kebijakan istimewa dengan menetapkan beberapa ruas jalan; menggunakan nama para kyai dan ulama yang telah berjasa besar dalam dakwah Islam dan perjuangan bangsa Indonesia.

Peresmian penetapan nama jalan tersebut dilakukan pada Jumat (31/10/2025) di Gedung Serbaguna Desa Dawung, Kecamatan Tegalrejo.

“Peresmian jalan dan nama jalan ini sebagai bentuk apresiasi dan penegasan bahwa masyarakat perlu memahami perjuangan dakwah dan kebangsaan tokoh ulama setempat,” kata Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat menyampaikan sambutan.

Menurut Grengseng, salah satu ruas jalan yang diberi nama adalah ruas Klopo–Sindas yang melintas di wilayah Kecamatan Tegalrejo dan Secang.

Ruas jalan tersebut kini resmi menggunakan nama KH. Usman, sebagai bentuk penghargaan atas jasa besar beliau dalam perjuangan dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.

“Saya berharap banyak agar masyarakat jauh lebih bisa mengenal tokoh pejuang yang telah berjasa terutama dari kalangan Kyai dan Ulama,” harap Bupati.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Magelang Sahid, jajaran Forkopimda, dan para ulama dari berbagai wilayah Kabupaten Magelang.

Dalam surat ketetapan resmi Bupati Magelang, terdapat beberapa tokoh ulama besar yang namanya diabadikan sebagai nama ruas jalan di Kabupaten Magelang.

Di antaranya, KH. Dalhar digunakan untuk ruas jalan dalam kota Muntilan yang membentang dari simpang tiga Jambu hingga simpang empat Pondok Pesantren Darussalam Watucongol.

Nama KH. Usman ditetapkan untuk ruas jalan Klopo–Sindas. Selanjutnya, KH. Abdul Chamid Usman menjadi nama ruas jalan Kajoran–Sukomulyo, dan KH. Sirodj Abdurrahman untuk ruas jalan Payaman–Windusari.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret Pemkab Magelang dalam menghargai jasa para ulama dan kyai yang telah berperan besar dalam dakwah Islam, pendidikan pesantren, serta perjuangan membangun semangat kebangsaan di wilayah Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less