Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Duh… Pekerja Minimarket Asal Banyumas Lakukan Aborsi di Kamar Kos Semarang

Duh… Pekerja Minimarket Asal Banyumas Lakukan Aborsi di Kamar Kos Semarang

  • calendar_month Sel, 8 Apr 2025

Ia baru mengetahui dan melihat penghuni kos itu di atas kasur terdapat banyak darah diduga usai menggugurkan kandungannya.

“Lihatnya pas saya sedang pulang kerja. Ya kaget juga, tadi lihat ada orok bayinya sudah keluar, di kasur juga banyak darah. Di dalam kamar ada laki-laki temannya” ungkapnya, Selasa (8/4/2025).

Supri menyebut, perempuan penghuni kos milik majikannya tersebut warga Banyumas yang bekerja di sebuah supermarket di Kota Semarang.

Namun Supri tak menyangka kalau perempuan tersebut ternyata dalam kondisi sedang hamil.

“Tahunya ya dia aktivitas seperti biasa, tidak tahu kalau dia sedang hamil. Tidak kelihatan kalau sedang hamil,” jelasnya.

Ketua RT setempat, Sukiman, membenarkan SPA penghuni kos itu diduga melakukan aborsi.

Hasil pengecekan di dalam kamar yang dihuni SPA ditemukan sejumlah obat yang diduga untuk menggugurkan kandungan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Tadi ditemukan ada lima jenis obat di kamarnya. Bayi yang dikandung sudah keluar dan tidak bernyawa,” bebernya.

Menurutnya, kos yang dihuni pelaku merupakan kos bebas putra dan putri, namun bukan merupakan kos pasutri.

Menurutnya, kos tersebut telah menaati aturan RT yang telah disepakati warga.

Hanya saja, warga kecolongan dan ada kejadian ini.

“Pengelola kos juga tidak tahu bahwa pelaku sudah hamil sampai lima bulan. Statusnya belum menikah. Kami dari pihak RT sudah bertemu dengan pemilik kos. Bahwa setelah kejadian ini pelaku akan dikeluarkan dari kos,” kata dia.

Bangunan rumah kos tersebut terlihat besar dan bertingkat.

Sukiman menambahkan, RT setempat juga memiliki data penghuni kos.

Bahkan penghuni kos ini juga telah menyetorkan identitasnya ke RT.

“Warga tidak mempermasalahkan ada kos bebas ini selama tidak narkoba, perkelahian, termasuk tidak kumpul kebo. Saya senengnya kos ini memiliki data penghuni yang jelas,” ujarnya.

Diketahui, hari sebelumnya juga ada kasus temuan orok menggegerkan terjadi di dalam kamar rumah kos di wilayah Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Senin (7/4/2025) sekitar pukul 01.00.

Orok jenis kelamin laki-laki ini ditemukan sudah membusuk di dalam tas mirip koper, dan diduga sengaja disembunyikan.

Informasi yang diperoleh, perempuan yang diduga merupakan ibu bayi atau orok tersebut juga telah diamankan di Polsek Genuk. (*/jawapos)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less