Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Peringati Hari Santri Nasional 2026, Magelang Gelar Festival Rebana, MTQ dan MQK

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Magelang Gelar Festival Rebana, MTQ dan MQK

  • calendar_month 24 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menggelar Festival Rebana, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid, di halaman parkir Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur, Sawitan, Kota Mungkid, Senin (12/10/2026) malam.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni Islami dan syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana untuk membumikan Al-Qur’an, melestarikan tradisi keilmuan pesantren, serta membentuk generasi penerus yang beriman dan berakhlak mulia.

Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengatakan Festival Rebana, MTQ, dan MQK memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur’an, memperkuat tradisi keilmuan pesantren, mengembangkan seni Islami, serta membentuk generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” kata Wakil Bupati Magelang, Sahid.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Magelang yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Atas nama Pemkab Magelang, Sahid juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan.

“Semoga kehadiran panjenengan semua di tempat ini membawa keberkahan dan semangat untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ujar Sahid.

Wabup Sahid Apresiasi Prestasi Kafilah Kabupaten Magelang

Dalam kesempatan tersebut, Sahid juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi kafilah asal Kabupaten Magelang yang telah berpartisipasi dalam ajang MTQ tingkat nasional.

Menurutnya, Kabupaten Magelang secara konsisten mengirimkan wakil terbaiknya untuk mengikuti kompetisi keagamaan di tingkat yang lebih tinggi.

“Pada ajang MTQ Tingkat Nasional ke-XXXI di Kota Semarang pada 11–20 September 2026 lalu, Kabupaten Magelang diwakili oleh ananda Gian Franco Zola untuk cabang Qiro’at Murottal Remaja Putra,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Festival Rebana, MTQ, dan MQK 2026, Sahid berharap dapat muncul kafilah-kafilah terbaik yang mampu membawa nama Kabupaten Magelang di tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun nasional.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Namun, ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar prestasi dalam perlombaan.

“Namun yang paling penting, semoga semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an ini semakin tumbuh dan mengakar di setiap keluarga serta lingkungan masyarakat kita,” pungkasnya.

Festival Rebana, MTQ dan MQK Jadi Upaya Lestarikan Seni Budaya Islami

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Magelang, Daryoko Umar Singgih, melaporkan bahwa peserta Festival Rebana, MTQ, dan MQK 2026 merupakan perwakilan dari kecamatan se-Kabupaten Magelang.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, mulai dari melestarikan seni budaya Islami melalui dakwah bil fann, menumbuhkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an, hingga meningkatkan kualitas generasi muda Qur’ani.

Selain itu, penyelenggaraan MQK diharapkan dapat memperkuat tradisi keilmuan Islam melalui pengkajian kitab kuning secara moderat dan kontekstual.

“Selain mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara pemerintah, lembaga keagamaan, pesantren, madrasah, dan masyarakat; kegiatan ini sekaligus menjadi ajang seleksi serta pembinaan calon peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Magelang ke tingkat Provinsi maupun Nasional,” paparnya.

Singgih juga menjelaskan bahwa rangkaian perlombaan mencakup sejumlah kategori yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang.

Untuk cabang Festival Rebana, tercatat sebanyak 32 grup mengikuti perlombaan yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Modern Pemula, Klasik Dewasa, dan Modern Dewasa.

Rinciannya, Kategori Modern Pemula diikuti 10 grup, Kategori Klasik Dewasa tercatat 14/15 grup dalam data yang disampaikan, sedangkan; Kategori Modern Dewasa diikuti delapan grup.

Penyelenggaraan Festival Rebana, MTQ, dan MQK 2026 di Kabupaten Magelang diharapkan mampu memperkuat syiar Islam, melestarikan seni budaya Islami; serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan tradisi keilmuan pesantren.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Magelang juga mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan; tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less