Kisah Sedih Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tunggui Mayat Ibunya Sendirian
- calendar_month Sen, 25 Des 2023

bocah 10 tahun selama 3 hari bersama mayat ibunya di rumahnya
BNews-NASIONAL- Ada cerita yang sangat menyedihkan di balik penemuan mayat ASN berinisial DWH (45) di rumahnya. ASN Pemkab Ponorogo tersebut ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan Pasade, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
Ternyata, selama 3 hari, sejak DWH diperkirakan meninggal dunia, anaknya yang berinisial QU menemani jasadnya.
Anak laki-laki berusia 10 tahun itu juga tidak memberitahu warga bahwa ibunya telah tiada.
“Walaupun DWH tinggal bersama anaknya di sini, selama 3 hari itu, anaknya tetap menemani ibunya yang sudah meninggal dunia,” ujar Wakil RT setempat di Perumahan Pasade, Wahyudin, pada Sabtu (23/12/2023).
Menurutnya, baik DWH maupun QU adalah orang yang sangat tertutup. Bahkan tetangganya sendiri tidak tahu kapan DWH berada di rumah atau tidak.
“Selama 3 hari ibunya meninggal dunia, anaknya tetap berada di rumah. Bahkan dua kali keluar untuk membeli makanan. Anaknya memang jarang keluar dan kurang bersosialisasi,” kata Wahyudin.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Arin, guru QU saat QU masih bersekolah di TK.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Dia menceritakan bahwa dia menerima pesan dari nomor DWH. Saat itu, QU meminta Arin untuk datang ke rumah DWH.
“Saya dan DWH sering berkomunikasi. Pertama kali dia mengirim pesan hanya untuk memintaku datang ke sini,” jelas Arin.
Setelah itu, Arin membalas pesan, namun dia tahu bahwa pengirim pesan tersebut bukanlah DWH, melainkan QU.
Menurutnya, dalam pesan tersebut QU mengatakan bahwa DWH telah meninggal dunia.
“Saya sangat terkejut dan mencoba menelepon. Ketika saya menelepon, telepon diangkat oleh QU, dia terus mengulangi bahwa ibunya meninggal dunia. Itu saja yang dia katakan berulang-ulang. Saya segera datang ke sini,” tegasnya.
Namun, ketika sampai di lokasi, rumah DWH terkunci. Arin bingung dan mencoba membuka jendela.
“QU berada di teras. Saya meminta QU untuk membuka pintu dan benar saja, DWH sudah meninggal dunia. Lalu saya segera melaporkannya kepada RT dan polisi,” tambahnya.
Sebelumnya, diketahui bahwa korban tidak keluar rumah selama 3 hari. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tersebut ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan Pasadena, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (22/12/2023). (*/jatimwow)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar