Mahasiswa PPMT Unimma Gelar Sosialisasi Stunting dan Berikan Tambahan Gizi di Desa Sidosari Salaman
- calendar_month Jum, 20 Jan 2023

mahasiswa PPMT Unimma melakukan sosialisasi mengenai stunting di Desa Sidosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. (foto: istimewa)
BNews—MAGELANG— Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) menggelar Program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) periode ke-6. Dimana mahasiswa diterjunkan langsung ke dalam lingkungan masyarakat.
Dalam program ini, mahasiswa dibagi ke beberapa desa baik di Kota dan Kabupaten Magelang. Salah satunya di Desa Sidosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Sebanyak lima mahasiswa Unimma melakukan sosialisasi mengenai stunting di desa tersebut. Kelima mahasiswa yakni Sandi Satria Alamsyah, Ivan Riza, Anjeli Gustiana Indra Permata, Risa Tri Utami dan Diah Ayu Pitaloka.
Ketua kelompok, Sandi Satria Alamsyah mengungkapkan bahwa di Desa Sidosari, tak lepas dari permasalahan stunting yang saat ini menjadi isu nasional Pemerintah Indonesia. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang menyebabkan terlambatnya pertumbuhan pada anak.
Sandi menyebut, data yang diperoleh dari Puskesmas Desa Sidosari, hingga saat ini terdapat 25 anak yang terkena stunting. Seiring berjalannya waktu diharapkan tingkat stunting di Desa Sidosari menurun, selaras dengan program pemerintah dalam pemberantasan stunting.
”Sosialisasi ini dilakukan untuk menambah wawasan masyarakat tentang stunting serta pencegahannya. Kegiatan dihadiri sekitar 40 orang, diantaranya remaja, ibu-ibu hamil, serta ibu-ibu yang mempunyai balita,” ungkap Sandi.

Dalam kegiatan tersebut, kata Sandi, mahasiswa Unimma memaparkan terkait pentingnya gizi untuk pencegahan stunting. Peserta yang mengikuti sosialisasi juga mendapatkan bibit bayam sebagai tanaman yang kaya akan zat besi yang dapat menunjang stunting.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Lebih lanjut, Sandi mengatakan, dibutuhkan adanya pemantauan dari berbagai pihak terkait dengan penanganan stunting mengenai pemenuhan gizi, yang dibantu oleh pihak Kader Desa Sidosari.
”Kader berperan penting dalam memfasilitasi masyarakat dan membantu mencegah konvergensi stunting di Desa Sidosari. Dari permasalahan kasus stunting tersebut menjadi latar belakang kegiatan PPMT yang diadakan oleh Unimma,” katanya.
Selain sosialisasi, mahasiswa PPMT Unimma juga memberikan tambahan gizi yang merupakan salah satu program pencegahan stunting.
”Gizi yang diberikan kepada balita di Desa Sidosari bermacam-macam. Antara lain buah-buahan segar yang kaya akan vitamin, lele goreng dan telur rebus yang mengandung protein yang baik untuk pencegahan stunting serta pembagian healty kit berupa masker dan vitamin,” imbuh Sandi.
Kegiatan tersebut dilakukan guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya gizi pada balita. Terlepas dari kegiatan tersebut mahasiswa PPMT Unimma juga mendampingi kegiatan posyandu yang ada di Desa Sidosari. Yang mana dilakukan setiap Hari Senin, Selasa dan Sabtu.
’Dengan membantu dalam penambahan gizi makanan, diharapkan dapat mengurangi jumlah kasus sunting pada balita di Desa Sidosari,” pungkas Sandi. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar