Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Tak Banyak yang Tahu, Iran Tawarkan Kerja Sama Besar dengan Jawa Tengah di Berbagai Sektor

Tak Banyak yang Tahu, Iran Tawarkan Kerja Sama Besar dengan Jawa Tengah di Berbagai Sektor

  • calendar_month 17 menit yang lalu

BNews-JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Republik Islam Iran di berbagai sektor strategis. Bidang yang dibahas meliputi teknologi, investasi, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, perdagangan, hingga pengembangan pariwisata muslim.

Penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperluas jejaring kerja sama internasasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah.

Pembahasan kerja sama berlangsung saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).

Jajaki Sister City dan Sister Province

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama antardaerah melalui skema sister city maupun sister province.

“Kami berdiskusi terkait sister city antara Kota Semarang dengan Kota Yazd, lalu potensi sister province antara Jawa Tengah dengan provinsi di Iran,” kata Luthfi.

Iran Dinilai Unggul di Bidang Teknologi

Ahmad Luthfi menilai Iran memiliki sejumlah keunggulan teknologi yang berpotensi dikolaborasikan dengan Jawa Tengah, khususnya untuk meningkatkan produktivitas di berbagai sektor.

Salah satunya adalah teknologi peternakan sapi perah yang mampu menghasilkan produksi susu hingga sekitar 30 liter per ekor setiap hari. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata produksi sapi perah di Jawa Tengah yang masih berkisar 10–15 liter per ekor per hari.

Selain itu, Iran juga dinilai memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi drone untuk sektor pertanian, teknologi kedokteran, hingga pengembangan pendidikan yang dapat menjadi peluang transfer pengetahuan.

“Kalau teknologi mereka lebih maju dan bisa diterapkan di Jawa Tengah, tentu akan meningkatkan produktivitas masyarakat. Itu yang ingin kita pelajari,” ucap Luthfi.

Peluang Investasi Masih Terbuka Lebar

Menurut Luthfi, kerja sama melalui sister province maupun sister city juga diharapkan mampu memperkuat hubungan ekonomi antara Jawa Tengah dan Iran.

Ia menyebut hubungan perdagangan kedua pihak telah berlangsung cukup lama. Pada 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Tengah ke Iran tercatat mencapai sekitar US$7,43 juta dengan neraca perdagangan yang masih surplus.

Sementara itu, realisasi investasi Iran di Jawa Tengah selama periode 2022 hingga Triwulan I 2026 baru mencapai sekitar Rp612 juta, sehingga masih menyimpan peluang besar untuk terus ditingkatkan.

“Investasi Iran di Jawa Tengah paling banyak di wilayah Jepara, yaitu terkait dengan pemanfaatan ukiran kayu,” jelasnya.

Tawarkan Proyek Strategis Jawa Tengah

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menawarkan sejumlah proyek strategis yang dinilai berpotensi menarik minat investor asal Iran.

Beberapa sektor yang ditawarkan antara lain pengembangan pariwisata, energi hijau, pengolahan sampah menjadi energi, green hospital, kawasan perikanan terpadu, hingga industri pengolahan garam.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Menurut Luthfi, kedekatan budaya juga menjadi modal penting dalam mempererat hubungan kedua pihak.

“Provinsi Jawa Tengah penduduknya adalah 38,46 juta jiwa. Sebanyak 96% penduduknya adalah muslim. Kedekatan budaya tersebut diharapkan dapat mendukung kerja sama antara Jawa Tengah dengan Iran lebih meningkat lagi,” ucap Luthfi.

Iran Siap Perluas Kerja Sama

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan bahwa pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berlangsung dengan sangat baik.

Ia mengatakan, proses awal pembahasan kerja sama sister city antara Kota Semarang dan Kota Yazd telah dilakukan dan diharapkan segera memasuki tahap pembahasan formal.

“Kami menyarankan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, karena kerja sama di bidang budaya dan juga politik serta di organisasi internasional sangat baik antara kedua negara,” ucapnya.

Boroujerdi menambahkan, Iran siap memperluas kerja sama dengan Jawa Tengah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pertanian; peternakan, ketahanan pangan, hingga keamanan energi.

Di sektor pariwisata, Iran juga menawarkan peluang pengembangan paket wisata religi ke berbagai kota serta makam tokoh-tokoh bersejarah Islam; di negara tersebut.

“Kami berharap kerja sama dapat dilakukan dengan Jawa Tengah. Setelah kunjungan ini saya akan menghubungi pemerintah Iran dan provinsi-provinsi; yang ada di Iran untuk menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah,” katanya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less