Menteri Sosial Terharu, Penyandang Grahita Kepingin Jadi Presiden

BNews—TEMANGGUNG—Cita-cita seorang anak memang tanpa batas dan setinggi langit, bahkan anak-anak berkebutuhan khusus ingin menjadi presiden. Hal ini membuat terharu Menteri Sosial RI, Idrus Marham saat berkunjung ke BBRSBG (Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita) Kartini Temanggung Selasa siang (29/5).

 

Kedatangan Mensos ini untuk berdialog bersama sekitar150 anak berkebutuhan khusus atau anak binaan penerima manfaat, disambut dengan suasana suka dan gembira. Dikala Menson bertanya siapa ingin menjadi Presiden, sontak 150 anak tersebut mengangkatkan tangannya dengan gerak polah dan ucapan polos menjawab “Saya” sehingga membuat kesan terharu.

 

Menteri Sosial juga berkunjung melihat hasil karya anak-anak binaan ini juga, salah satunya di bengkel kerja atau show room BBRSBG anak binaan yang membuat beberapa meja. “Ini meja buatan anak-anak ya?, saya akan beli ini sekaligus ongkos kirim ke Jakarta. Jadi Total biaya saya kasih 2 juta rupiah,” ungkap Idrus Marham Menter Sosial.

 

Idrus juga menyambangi gedung Instalasi Terapi Khusus (ITK) untuk melihat proses para penyandang grahita mendapatkan terapi kesehatan, fisioterapi, terapi wicara, terapi perilaku, dan okupasi terapi. Setelah itu Mensos meninjau gedung Instalasi produksi (IP) dan bimbingan keterampilan, tempat para pengasuh memberikan bimbingan keterampilan berupa pertukangan kayu, keterampilan gerabah, dan tempat pemantapan keterampilan produksi barang atau jasa serta pembelajaran kewirausahaan lanjutan yang meliputi, pembuatan paving block, kerajinan akar, pembuatan batik ciprat dan  penjahitan.

 

Dalam sambutanyan Idrus Marham menyampaikan bahwa menghadapi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus sungguh perkerjaan yang luar biasa, harus sabar dan telaten. . “Tidak serta merta diajari langsung bisa, tetapi butuh waktu yang lama lebih dari 2-3 tahun untuk menjadikan anak bisa melakukan seperti itu”, paparnya.

 

Selanjutnya secara simbolis Menteri Sosial Idrus Marham yang didamping  pejabat eselon dan staf khusus Kemensos, para pejabat Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Temanggung serta jajaran pimpinan BRI Wilayah Yogyakarta, ikut memberikan Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada anak binaan penerima manfaat. Para penerima manfaat menerima Kartu Keluarga Sejahtera berisi uang yang bisa dicairkan di mesin ATM BRI, serta selain itu beberapa siswa dari SMA, SMP dan SD di Temanggung juga menerima bantuan berupa tabungan BRI. (bhp/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: