Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Musykerda PDNA Kabupaten Magelang: Perempuan Mandiri dan Berdaya

Musykerda PDNA Kabupaten Magelang: Perempuan Mandiri dan Berdaya

  • calendar_month Rab, 7 Mei 2025

BNews-MAGELANG– Musyawarah Kerja Daerah (Musykerda) merupakan salah satu program kerja dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Magelang; yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil kerja organisasi dalam periode berjalan.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 58 peserta dari seluruh Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Magelang.

Dalam pembukaan acara, PWNA Jawa Tengah melalui sambutan Ayunda Ani Susanti, memberikan apresiasi atas kinerja PDNA yang dinilai tertib dalam administrasi Nasyiah.

Ia menyoroti pentingnya kemandirian perempuan sebagai salah satu aspek dari 10 pilar keluarga tangguh.

“Di antara 10 pilar keluarga tangguh adalah kemandirian ekonomi. Bahwa kemandirian perempuan itu penting; karena kita sebagai perempuan tidak tahu kapan ditinggalkan oleh suami atau orang tua, sehingga bisa selalu mandiri secara finansial; ketika terjadi situasi yang tidak terduga. Penting juga mandiri secara mental. Marilah NA tidak hanya kuat secara ekonomi, tapi mandiri secara mental dan intelektualnya. Perempuan adalah pendidik pertama, marilah terus belajar, mungkin yang belum S2 mari bisa S2, karena untuk mendidik perempuan haruslah berpendidikan,” tuturnya.

Ayunda Ani juga mengingatkan bahwa sebagai pendidik moral utama bagi anak, perempuan harus memiliki akhlak dan moral yang baik terlebih dahulu.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Ayahanda H. M. Nasiruddin, yang menyampaikan semangat dan motivasi dalam berorganisasi, khususnya dalam gerakan Muhammadiyah.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

“Alhamdulillah, saya sungguh berbahagia karena hari ini PDNA memiliki ikhtiar mengisi hari Ahad dengan kegiatan yang bermanfaat,” sambutnya.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan dua kata kunci yang selalu menjadi ciri khas Muhammadiyah: maju dan gembira.

“Muhammadiyah ada dua kata yang selalu dicermati & dicerminkan, yaitu maju ‘memajukan’ yang kemudian menjadi slogan ‘Islam Berkemajuan’, yang berarti maju sesuai dengan zaman. Kata kedua adalah gembira. Kata gembira menjadi ciri khas Muhammadiyah. Kalau Muktamar bukan hanya ada peserta tapi juga ada penggembira. Dua kata ini bermula dari Q.S An-Nisa: 95, ‘manusia aktif itu tidak sama’. Sama-sama mukmin tapi berbeda, yang aktif mendapat 4 kelebihan: lebih sehat, lebih bermanfaat, lebih mulia (karena manfaatnya), dan dimuliakan oleh Allah yakni memperoleh pahala yang besar. Saya menjadi saksi bahwa NA adalah orang yang bergerak aktif.”

Semangat berorganisasi di Muhammadiyah bukan sekadar bergerak, melainkan bergerak dengan dasar nilai-nilai ajaran Islam; untuk membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Diharapkan, dengan arahan dan motivasi dari para pimpinan; Nasyiatul Aisyiyah akan terus konsisten dalam ber-Muhammadiyah, mencetak kader perempuan yang tangguh, cerdas, dan bermanfaat bagi umat. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less