Nguri Uri Tradisi Warga Dukun Gelar Merti Dusun di Mudal Sari

BNews—DUKUN— Merti Dusun lereng Merapi diikuti ratusan masyarakat. Warga Dusun Ngentak Desa Sumber Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang memadati Mudal Sari dan Padepokan Ketoprak Santi Aji (21/3).

 

Purwoko, Salah satu panitia menerangkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud dan pengingat kita warga Ngentak kepada para leluhur yang telah mendahuli kita. “Dengan tujuan lain agar seluruh warga diberi kesehatan dan keselamatan dengan ungkapan syukur kepada para Sang Pencipta,” katanya.

BUDAYA : Ratusan Masyarakat dengan menyunggi Nasi Tumpeng dari Mudal Sari menuju Pedopokan Santi Aji (21/3)-- (Foto--bsn)
BUDAYA : Ratusan Masyarakat dengan menyunggi Nasi Tumpeng dari Mudal Sari menuju Pedopokan Santi Aji (21/3)– (Foto–bsn)

Selalu hidup rukun berdampingan sesame masyarakat meskipun ada dua aliran kepercayaan disini Muslim dan Nasrasi tetap menjaga Toleransi antar umat beragama. “Ini merupakan adat jawa warisan leluhur, tidak ada memihak salah satu kepercayaan dan kita sebagai generasi penerus wajib meneruskan warisan yang Adi Luhung ini setiap Bulan Rejeb (Red.Bulan Jawa) pada hari Rabu Kliwon,” imbuhnya.

 

Ratusan masyarakat pagi memadati Mudal Sari, dimana lokasi ini merupakan sebuah mata air yang tidak perneh keruh pada semua musim untuk melakukan ritual syukur. “Kami melakukan di Sendang Sari ini sebagai bentuk syukur bahwa air dari tempat ini menghidupi segala kebutuhan masyarakat disini mulai kebutuhan rumah tangga, kebutuhan makan minum dan persawahan,” paparnya.

 

Selanjutnya ratusan warga menggelar kirab rutusan nasi tumpeng beserta lauk pauk dan lainnya menuju Pedepokan Ketoprak Santi Aji. “Tumpengan yang dibawa oleh masyarakat ini mulai dari anak-anak, ibu-ibu, bapak bapak dan anak muda sebagai wujud syukur kami juga telah diberi rejeki selama ini,” jelas Purwoko.

 

Nasi Tumpeng yang dikelilingi lauk pauk, sayur dan jajanan pasar ini dikumpulkan menjadi satu untuk didoakan secara Muslim dan Nasrani oleh tokoh agama. “Tumpengan beserta kelengpan ini berarti bahwa sebuah nasi tumpeng yang dikelilingi mcam-macam lauk pauk tetap akan mengkerucut di salah satu titik puncak tumpeng, hal tersebut menjadi sembuah symbol kebersamaan dengan beraneka ragam perbedaan menjadi satu persatuan di puncak,” ujarnya.

BUDAYA : Ratusan Masyarakat dengan menyunggi Nasi Tumpeng dari Mudal Sari menuju Pedopokan Santi Aji (21/3)-- (Foto--bsn)
BUDAYA : Ratusan Masyarakat dengan menyunggi Nasi Tumpeng dari Mudal Sari menuju Pedopokan Santi Aji (21/3)– (Foto–bsn)

Kegiatan rutin Merti Dusun ini dilanjutkan dengan kegiatan “Kembul Bujono” alias makan bersama diatas dahan daun pisang oleh warga dan pengunjung yang hadir di lokasi tersebut. Sedangkan rangkaian kegiatan ini akan berlanjut, setelah semalam dilaksanakan Karawitan bersama nanti malam ada Ketoprak dan Malam minggu ada pentas kesenian tradisional.

 

“Nanti acara penutup akan diakhiri besok 7 April 2018 dengan pemetasan Ketoprak Lokal dari masyarakat Ngentak Sumber, dan silahkan bagi siapapun untuk datang menikmati pementasan kami dan guyup rukun bersama masyarakat lereng merapi,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: