Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Tragis! Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki, Dua di Antaranya Warga Singapura

Tragis! Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki, Dua di Antaranya Warga Singapura

  • calendar_month 28 menit yang lalu

BNews-NASIONAL – Korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, bertambah menjadi tiga orang. Para korban diketahui merupakan pendaki yang berada di kawasan gunung saat letusan terjadi pada Jumat (8/5/2026).

Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu membenarkan adanya penambahan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Iya, tiga meninggal dunia,” kata AKBP Erlichson Pasaribu saat dihubungi, Jumat (8/5/2026).

Dua Warga Singapura dan Satu Pendaki Asal Jayapura

Erlichson menjelaskan, tiga korban meninggal dunia terdiri dari dua warga negara Singapura dan satu warga negara Indonesia asal Jayapura.

Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan identitas lengkap para korban.

“Yaitu dua warga Singapura dan satu warga lokal kelahiran Jayapura,” katanya.

Lima Pendaki Dilaporkan Luka-Luka

Selain korban meninggal dunia, sebanyak lima pendaki lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat erupsi Gunung Dukono.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan proses pendataan korban masih dilakukan petugas di lapangan.

“Erupsi Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Jumat (8/5), menyebabkan sedikitnya lima orang pendaki mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan,” kata Abdul Muhari.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Basarnas masih melakukan proses evakuasi terhadap para pendaki yang berada di sekitar lokasi erupsi.

Gunung Dukono Erupsi dengan Kolom Abu Capai 10 Kilometer

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono mengalami erupsi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.41 WIT.

Letusan gunung tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 10.000 meter di atas puncak.

“Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10.000 m di atas puncak (± 11.087 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG.

PVMBG menyebut kolom abu vulkanik terpantau berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal.

Selain itu, erupsi Gunung Dukono juga disertai dentuman lemah hingga kuat yang terdengar dari sekitar kawasan gunung.

Hingga saat ini status aktivitas Gunung Dukono masih berada pada level waspada. Petugas mengimbau masyarakat dan pendaki untuk tidak mendekati area berbahaya di sekitar kawah aktif. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less