PAC Ansor dan Pemuda Katolik Srumbung Serahkan APD Baju Hazmat ke Puskesmas

BNews—SRUMBUNG— Selama pandemi virus corona, di Kecamatan Srumbung tercatat ada 17 warga berstatus ODP, satu PDP, satu meninggal dunia dan satu terkonfirmasi positif covid-19. Untuk memberi semangat paramedis, PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan  Pemuda Katolik Srumbung menggelar silaturahmi ke Puskesmas setempat, Selasa (21/4).

Kepala Satkornas Banser Tanggap Bencana Chabibullah bersama Romo Santo Dari Gereja Santa Theresia Salam mengapresiasi petugas medis dan kesehatan yang bertugas di kaki Gunung Merapi. Kedua organisasi lintas agama tersebut memberi dukungan dengan memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat.

”Meski grafik yang terinfeksi covid saat ini meningkat, tapi perbandingan sembuh lebih tinggi daripada yang meninggal. Ini menunjukkan meningkatnya kapasitas tenaga medis disamping peralatan medis yang memadai,” ujar Chabibullah.

”Bahwa tenaga medis yang menangani covid tidak mengenal hari libur. Semoga menjadi lahan berbuat baik dan ibadat dalam hak kesehatan dan kemanusiaan,” sambung Romo Santo.

Ketua PAC GP Ansor Srumbung Najib Aulia Zaman menyampaikan, pihaknya bertekad ambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan menyerahkan baju hazmat kepada Puskesmas Srumbung. Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada tim medis sebagai garda terdepan dlm penanganan covid.

”Karena APD yang tersedia terbatas. Sedangkan kebutuhan tim medis sangat diperlukan. Maka kami pikir bantuan berupa APD ini dirasa lebih tepat. Aksi kemanusiaan ini juga bekerjasama dengan pemuda Katolik kecamatan Srumbung,” jelas Najib, Selasa (21/4).

Baca juga: Prihatin Warga Masih Nongkrong Larut Malam, Ganjar Dorong Kemungkinan PSBB
Loading...

Kepala TU Puskesmas Srumbung Yusuf Subandri mengatakan, silaturahmi yang dilakukan organisasi lintas keagamaan ini menjadi support untuk bekerja dan melayani masyarakat. Terutama dalam penanganan covid.

Disisi lain, Srumbung juga menjadi daerah rawan bencana erupsi Gunung Merapi. Maka bentuk-bentuk kerja bersama dengan kelompok masyarakat sipil jadi hal yang penting.

”Sekali lagi kami mengucapkan apresiasi dan banyak terima kasih. Dan kami berharap kepada Pemuda Ansor dan Pemuda Katolik tetap ikut berpartisipasi dalam bentuk sosialisasi tentang covid ke masyarakat agar tetap waspada dengan tidak panik,” kata Yusuf.

Mudika Srumbung Aloysia Mita menerangkan, APD wajib dipakai untuk para tenaga kesehatan. Mengingat penularan corona terjadi antarmanusia. Apalagi sekarang di desa-desa juga turut melawan covid. Donasi APD dalam bentuk hazmat yang diserahkan ke Puskesmas Srumbung bisa menjadi salah satu upaya pencegahan penularan covid-19.

“Para tenaga medis di puskesmas perlu APD untuk melindungi diri,” terangnya.

Sebelumnya, PAC Ansor Srumbung juga sudah membagikan hand soap ke sekitar 150 titik masjid di seluruh wilayah kecamatan Srumbung,”. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: