Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Prihatin Warga Masih Nongkrong Larut Malam, Ganjar Dorong Kemungkinan PSBB

Prihatin Warga Masih Nongkrong Larut Malam, Ganjar Dorong Kemungkinan PSBB

  • calendar_month Sab, 18 Apr 2020

BNews—SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemerintah Kota Semarang semakin tegas dan keras menerapkan physical distancing. Ia merasa prihatin karena melihat masih banyak kerumuman di berbagai tempat hingga larut malam.

Menyikapi fenomena tersebut, Ganjar menginstruksikan Walikota Semarang untuk menghitung kemungkinan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

”Saya kira Kota Semarang harus mencermati betul-betul. Semarang ini sudah masuk kategori merah juga. Jadi harus hati-hati,” kata Ganjar, kemarin (17/4).

Ganjar mengingatkan, Kementerian Kesehatan (kemenkes) telah memutuskan penerapan PSBB di Kota Tegal karena terjadi lonjakan kasus positif covid-19 yang signifikan. Ia meminta Kota Tegal menjadi cerminan bagi kabupaten/ kota di Jateng yang mengalami lonjakan kasus sangat tinggi untuk mengantisipasi, khususnya Kota Semarang.

”Kalau kemudian kita tidak bisa mengendalikan akan bisa menambah jumlah pasien,” ungkapnya.

Dirinya mengaku resah karena selama 25 hari bersepada berkeliling Kota Semarang, masih melihat banyak kerumuman di berbagai titik tempat. Hingga larut malam, kafe-kafe masih ramai pengunjung. Kondisi memprihatinkan tersebut perlu disikapi dengan tindakan tegas dan keras.

”Agar semua mengerti, karena malam kafe masih buka dan banyak yang nongkrong. Sudah 25 hari saya keliling, pagi-pagi untuk ngecek dan suasana keramaian itu masih ada,” ungkapnya.

”Hentikan tongkrang tongkrong haha hehe. Sekali lagi hentikan itu agar kita semua sehat,” tegas dia,

Diketahui, Ganjar telah menginstruksikan Walikota Semarang untuk melakukan kajian dan perhitungan kemungkinan penerapan PSBB. Kajian dan perhitungan itu menyangkut aspek sosial ekonomi, transportasi, logistik hingga keamanan.

”Segera dikaji, segera dihitung persebarannya seperti apa, percepatannya seperti apa. Begitu itu terlihat drastis dan persebarannya semakin luas, tidak usah ragu-ragu (mengajukan penerapan PSBB),” pungkas dia. (lhr/han)

About The Author

  • Penulis: BNews 3

Komentar (2)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less