Pendidikan Karakter Semakin Asyik melalui Kepramukaan Daring Semasa COVID-19

BNews–OPINI– Sebuah gerakan pendidikan dengan lambang tunas kelapa ini ternyata memiliki kandungan filosofi yang mendalam. Dimana filosifi tersebut mempu menjadikan generasi anak kedepan lebih baik.

Terpenting mampu melahirkan anak-anak bangsa kedepan menjadi generasi yang handal, baik, terampil dan maju. Sehingga ke depannya menjadi generasi muda yang kreatif.

Kegiatan tersebut yakni Pramuka, yakng memiliki makna mendalam dalam membentuk pendidikan yang berkarakter. Pramuka mencerminkan pendidikan yang seru yang diidentikan dengan kegiatan di luar ruangan.

Nah, menilik pada pandemik Covid-19 saat ini, tentu pramuka harus mampu meyesuaikan terhadap wabah yang terjadi. Antara lain dengan tetap beraktivitas tanpa batas, seperti latihan kepramukaan daring yang mengasyikan.

Virus yang merebak di Tanah Air tentu mempengaruhi segala aspek kehidupan. Segala kebijakan pembatasan penyebaran virus dilakukan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai wabah untuk mencapai kepentingan bersama.

Terkhusus pada dunia pendidikan, dimana kegiatan di sekolah yang ada di liburkan dan dilanjutkan pembelajaran di rumah. Dengan banyak keterbatasaan bagi pendidik dan peserta didik.

Walau dampak dari virus ini begitu signifikan terutama pada kegiatan kepramukaan, namun bukan berarti kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan nasional berkarakter juga harus terhenti.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Wabah ini bukanlah menjadi batasan, yang artinya ditengah kondisi pandemikpun ada banyak aktivitas kepramukaan yang bisa dilakukan.

Observasi juga dilakukan pada sekolah SDN Polengan 1 Kecamatan Srumbung pada peserta didik kelas 1, dimasa pandemi ini kepramukaan tetap dilaksanakan. Tentunya secara seru dan asyik.

Salah satu sarananya adalah pembelajaan daring, membuat video dan power point yang menarik yang nantinya bisa di tampilkan melalui media Google meet.

Pemanfaat teknologi seperti google meet untuk pendidikan pramuka di rumah. Hal ini merupakan suatu upaya untuk memajukan pendidikan serta menambah aktivitas di rumah pada masa Covid–19.

Tentunya metode yang diterapkan pun sangat unik, peserta terdiri dari golongan Siaga dengan umur 7 tahun ini melakukan pembelajaran melalui google meet, dimulai dengan menyanyikan lagu- lagu kebangsaan, pemahaman Pancasila dengan melafalkannya; dan pengucapan Dwisatya dan Dwidarma oleh peserta yang dibalas oleh peserta didik lainnya.

Saut menyaut Dwi Darma “Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya”, Balas “Kami patuh pada ayah dan ibundanya”.

“Siaga itu berani dan tidak putus asa”. Balas “Kami berani dan tidak putus asa” serta tak lupa doa.

Diharapkan program semacam ini nantinya akan mencerminkan jati diri Pramuka sesuai lambang Gerakan Pramuka, tunas kelapa. Yang akhirnya pandemi Covid-19 tetap dapat memberikan kita pelajaran bagi siapa pun yang tetap kreatif, inovatif, dan adaptif pada segala situasi. (*/Farida Kristina)

Farida Kristina
Farida Kristina

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: