PENTING !!! Antisipasi Dan Cara Cegah Infeksi Usus

BNews–KESEHATAN– Infeksi usus adalah kondisi yang biasanya muncul setelah mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri, parasit, atau virus. Infeksi usus bisa menyebabkan demam, sakit perut, muntah dan diare.

Infeksi usus paling sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah, seperti anak-anak, lansia, atau orang dengan riwayat penyakit kronis.

Dalam kebanyakan kasus, infeksi usus diobati secara konservatif dengan istirahat, hidrasi dan makanan ringan yang mudah dicerna. Informasi selengkapnya mengenai cara ampuh mencegah infeksi usus bisa dibaca di sini!

Mencegah infeksi usus dapat kamu lakukan dengan menjaga kebiasaan kebersihan yang baik dan memastikan untuk menyiapkan makanan dengan bersih dan aman.

Kamu harus mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi. Pastikan juga kamu mencuci sayuran sebelum mengolahnya menjadi makanan.

Sebagian besar infeksi usus hilang setelah beberapa hari. Penting bagi kamu untuk minum banyak cairan, termasuk air putih dan minuman rehidrasi oral untuk menghindari gejala dehidrasi. Minuman rehidrasi oral tersedia di apotek dan beberapa supermarket.

Diare sebagai akibat dari infeksi usus bisa menyebabkan banyak cairan yang keluar dari tubuh. Anak-anak yang menolak air dan minuman rehidrasi oral dapat minum jus apel encer dalam jangka pendek.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Bayi yang sedang menyusui perlu disusui lebih sering untuk menjaga asupan cairannya. Bayi yang minum susu formula juga harus minum larutan rehidrasi oral atau air selama 12 jam pertama.

Setelah itu, berikan formula normal anak dalam jumlah yang lebih kecil dan lebih sering. Beberapa orang membutuhkan antibiotik untuk infeksi usus yang terjadi akibat parasit dan bakteri.

Saat bepergian ke daerah di mana air bersih dan kebersihan makanan tidak terjamin, kamu direkomendasikan untuk:

  • Hanya menggunakan air kemasan untuk minum dan membersihkan gigi.
  • Hindari minuman dengan es.
  • Pilih makanan segar atau yang masih hangat.
  • Hindari makanan mentah atau kurang matang.
  • Hindari salad segar, buah yang dikupas, susu yang tidak dipasteurisasi atau produk susu.
  • Kalau bisa hindari makanan dari warung pinggir jalan.
  • Gejala Infeksi Usus

Gejala infeksi usus kurang lebih sama dengan gangguan pencernaan lain, seperti diare, sakit perut, mual, muntah, demam, dan kelelahan. Lantas, apa yang membedakannya dengan gangguan pencernaan lain? Ini beberapa gejala khasnya:

  1. Diare

Seseorang mengalami diare jika mereka buang air besar sebanyak tiga kali atau lebih dalam waktu 24 jam. Namun, beberapa orang dengan diare mungkin hanya buang air besar dua kali sehari tetapi dengan tekstur yang cair. Jenis diare lainnya termasuk diare berdarah dan diare lendir.

  1. Sembelit

Jika mengalami diare, kemungkinan besar kamu akan sering buang air besar. Selain itu, kamu mungkin juga mengalami kram perut, mual, muntah, demam, sakit kepala, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan. Gejala-gejala ini biasa terjadi pada diare.

Di sisi lain, infeksi usus juga bisa menyebabkan sembelit sehingga membuat kamu merasa tidak enak badan sama sekali. Kamu bahkan mungkin mengalami rasa sakit di perut, kembung, gas, dan kesulitan buang air besar.

  1. Sakit Perut

Ada beberapa jenis sakit perut, mulai dari yang ringan sampai parah. Kondisi tergolong ringan bila berlangsung kurang dari satu minggu. Sakit perut yang parah bisa berlangsung lebih dari dua minggu.

  1. Muntah
    Infeksi usus juga bisa menyebabkan muntah, demam, menggigil, mual, muntah, kram, dan tinja berdarah. (*/halodoc)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!