IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Resmikan Taman Anggrek, Wali Kota Magelang : Dapat Mengangkat Marwah Kota Sejuta Bunga

BNews—MAGELANG—Terdapat destinasi wisata di Kota Magelang yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, pada Selasa (15/9/2020). Wisata tersebut bernama Taman Anggrek Rukun Ramah Rezeki.

Taman ini berada di Kampung Tidar Campur, Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan. Diketahui sebelumnya, di lokasi ini ada juga Kampung Warna Warni. Yang mana menampilkan desain seni mural di dinding rumah warga kemudian wisata budaya, karena di kampung itu masih mempertahankan kearifan lokal seperti Grebeg Tahu, sadranan, dan lain sebagainya.

Menurut Sigit, inisiasi dari warga Tidar Campur patut diapresiasi dan perlunya kampung lain meniru langkah visioner tersebut.

”Harapannya, adanya taman anggrek ini dapat mengangkat marwah Magelang sebagai Kota Sejuta Bunga. Pengunjung dapat menikmati wisata Kota Magelang sembari membeli tanaman sebagai oleh-oleh,” kata Sigit.

Ketua Penyelenggara Kegiatan Sugiarto menuturkan, Taman Anggrek bermula pada tahun 2014 lalu. Awalnya, program ini merupakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang mendapatkan bantuan dan bisa dikembangkan.

Ia menilai bahwa kampung ini memiliki potensi sentra produksi tahu, kemudian dikembangkan menjadi Kampung Wisata Edukasi dan menjadi Kampung Warna-Warni. Dengan adanya bantuan Pemprov Jawa Tengah, kata Sugiarto, kampung ini mengembangkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah untuk menghasilkan pupuk.

”Terbantu adanya Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), program ini terus berkembang. Mudah-mudahan ini menjadi potensi dan berkah bagi warga Tidar Campur,” ucapnya.

Loading...
Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Taman ini dilengkapi dengan fasilitas jaringan wifi, gazebo, hewan reptil, dan spot selfie. Di tengah pandemi ini diharapkan lokasi tersebut dapat menjadi tempat belajar siswa yang membutuhkan jaringan internet.

”Kampung ini juga aktif melaksanakan kegiatan sosial dengan membentuk cantelan berbagi di tengah Pandemi Covid-19. Cantelan ini, warga menaruh sayuran di pagar rumah, agar bisa dimanfaatkan warga kurang mampu lainnya. Ini jadi salah satu budaya gotong-royong,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Tidar Selatan, Nur Lamiah mengatakan kampung Tidar Selatan memiliki banyak inovasi dan potensi yang diciptakan masyarakat setempat. Seperti bidang kemasyarakatan, ekonomi, lingkungan, hingga sosial budaya.

Dalam bidang kemasyarakatan, kata dia, warga di kampung ini mampu membuat Kampung Warna Warni dan Kampung Dolanan Tidar Sari. ”Kemudian bidang ekonomi, Tidar Selatan juga mampu mengembangkan UMKM, seperti produk makanan olahan dan oleh-oleh khas,” ujar Nur.

Di bidang lingkungan, terdapat Kampung Anggrek Tidar Campur, Bank Sampah Lancar Trunan, Kampung Organik Trunan, Kampung Mozaik Tidar Warung, dan Kampung Kerajinan Daur Ulang Tidar Warung, serta Kampung Dolanan di Tidar Sari.

”Seluruhnya dibangun dengan swadaya masyarakat maupun bantuan dari Pemkot Magelang. Ini menjadi bukti jika masyarakat Tidar Selatan masih sangat kental kegotong-royongannya,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: