SMPN 1 Mungkid Kabupaten Magelang Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

BNews—MAGELANG— Sebanyak 20 sekolah di Kabupaten Magelang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada hari ini, Senin (30/8/2021). Salah satu sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas yakni SMPN 1 Mungkid.

Pantauan Borobudurnews di lokasi, sejumlah siswa sebelum masuk ke sekolah, mereka dicek suhu tubuhnya dan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam kelas. Ketika di dalam kelas, para siswa dan guru tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak.

Di area sekolah tersebut, terdapat beberapa titik untuk tempat cuci tangan. Sementara handsanitizer disiapkan di setiap ruang kelas. Di halaman sekolah, juga nampak banner yang berisi tentang protokol penanganan Covid-19 di lingkungan SMPN 1 Mungkid.

”Maksimal 50 persen (dari seluruh jumlah siswa), tapi hari ini, kami belum sampai ke itu. Kami baru 128 siswa (yang mengikuti PTM terbatas). Sebab bila 50 persen dari keseluruhan siswa itu (768 orang), kami belum siap prokes yang maksimal,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Mungkid, Supriyanto, Senin (30/8/2021).

Dia menjelaskan, PTM secara terbatas ini dilaksanakan selama dua minggu. Bila nanti semua lancar, tidak ada pelanggaran prokes atau tidak ada yang terpapar Covid-19 maka PTM ini dilanjutkan secara bertahap.

”Ini terus berjalan, yang menghentikan kami itu Bupati atas rekomendasi Dinas Kesehatan. Apabila ditemukan ada pelanggaran prokes atau ada yang terpapar dan lain-lainnya. Setiap harinya, kami kan melaporkan,” jelasnya.

Supriyanto menyebut, pada hari ini, siswa kelas VIII yang mengikuti PTM terbatas. Ada delapan kelas yang digunakan, jadi perkelas diisi 16 siswa dan pembelajaran ini per harinya hanya sampai pukul 10.00 WIB dengan dua mata pelajaran.

”Prosedurnya, kami membuka kesempatan kepada orang tua siswa dan siswanya sendiri, siapa yang mau PTM terbatas. Syaratnya kan diijinkan orang tua. Kemudian yang diantar orang tua atau jalan kaki. Beruntung juga sekarang sistem zonasi,” ujar dia.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Tambah dia, untuk siswa-siswa yang belum mengikuti PTM terbatas, mereka tetap mengikuti pembelajaran daring.

”Kami melayani yang ada disini sekaligus yang ada di rumah. Jadi membuat jadwal. Untuk yang kelas VII dan IX semuanya daring. Sedangkan kelas VIII ini sebagian ada di sini (sekolah) sebagian ada di rumah, itu mengaturnya yang agak repot tapi tetap kita melayani,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Wilayah Kabupaten Magelang pada PPKM saat ini masih berada di Level 3 (29/8/2021).

Dan untuk kali ini, pada 30 Agustus 2021 sebanyak 20 sekolah di Kabupaten Magelang mulai melakukan PTM terbatas. Untuk ke-20 sekolah itu, dimulai dari tingkat PAUD, SD dan SMP. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

”Benar, Senin 30 Agustus 2021 di Kabupaten Magelang ada 20 sekolahan akan melakukan PTM terbatas,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: