SMK Al Mubtadi-in Candimulyo Magelang Terus Berbenah di Tengah Keterbatasan
- calendar_month 0 menit yang lalu

Kepala SMK Al Mubtadi-in Candimulyo Ikuti Pelatihan Mikro Kredensial SMK di Yogyakarta
BNews-MAGELANG – Keterbatasan fasilitas dan sumber daya tidak menyurutkan semangat SMK Al Mubtadi-in Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Sekolah menengah kejuruan tersebut berupaya memperkuat pengelolaan sekolah dan kualitas pembelajaran demi mencetak lulusan yang kompeten serta mampu bersaing di dunia kerja.
Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala SMK Al Mubtadi-in Candimulyo, Farid Alfaza, S.Pd., dalam Pelatihan Mikro Kredensial SMK yang berlangsung pada 5–7 November 2026 di Yogyakarta. Program ini dilaksanakan melalui proses seleksi dan diikuti 33 peserta terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelatihan tersebut diselenggarakan Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui kolaborasi dengan Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan serta didukung pendanaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kompetensi pengelolaan satuan pendidikan vokasi.
Pembukaan kegiatan berlangsung pada 5 November 2026 di Hotel Riss Malioboro, Yogyakarta. Acara tersebut dibuka langsung Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Dr. Arie Wibowo Kurniawan, S.Si., M.Ak.
Laporan penyelenggaraan disampaikan Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan UAD, Dr. Enung Hasanah, S.Pd., M.Pd., bersama Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.
Mengangkat materi Kepemimpinan Otentik (Agile Transformative), pelatihan ini memberikan penguatan mengenai pentingnya kepemimpinan yang adaptif, autentik, dan transformatif dalam menghadapi perubahan serta tantangan pengelolaan pendidikan.
Selain mendapatkan pembelajaran secara teori, para peserta juga mengikuti kegiatan praktik melalui program magang di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta pada 6 November 2026.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan uji kompetensi pada 7 November 2026. Dari tahapan tersebut, peserta dinyatakan memperoleh hasil kompeten. Capaian ini menjadi bagian dari pengembangan kapasitas profesional kepala sekolah dalam menjalankan kepemimpinan di satuan pendidikan masing-masing.
SMK Al Mubtadi-in Candimulyo Jadikan Keterbatasan sebagai Motivasi
Bagi SMK Al Mubtadi-in Candimulyo, keikutsertaan dalam Pelatihan Mikro Kredensial SMK bukan sekadar pencapaian individu kepala sekolah. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menjadikan berbagai keterbatasan sebagai dorongan melakukan pembenahan dan perubahan.
Kepala SMK Al Mubtadi-in Candimulyo, Farid Alfaza, menyampaikan bahwa kondisi sekolah yang masih memiliki sejumlah keterbatasan justru harus menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami ingin menjadikan kelemahan dan keterbatasan yang ada sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen perbaikan. Kami menyadari bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan dengan berdiam diri. Sekolah harus terus belajar, beradaptasi, dan berani melakukan perubahan,” ungkapnya.
Menurut Farid, peningkatan kapasitas kepemimpinan harus memberikan dampak nyata terhadap perkembangan sekolah. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui pelatihan perlu diterapkan dalam langkah konkret, mulai dari memperbaiki tata kelola sekolah, meningkatkan kualitas pembelajaran, hingga memperkuat kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Ke depan, hasil pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk membangun pengelolaan sekolah yang lebih efektif. Selain itu, sekolah juga berupaya mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja; serta memperkuat kompetensi peserta didik sesuai bidang keahlian masing-masing.
“Keberhasilan sebuah pelatihan bukan hanya diukur dari sertifikat yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana pengetahuan dan kompetensi tersebut mampu menghasilkan perubahan nyata. Tujuan akhir dari seluruh upaya perbaikan ini adalah meningkatnya kualitas lulusan. Kami ingin peserta didik tidak hanya kompeten sesuai bidang keahliannya, tetapi juga berkarakter, adaptif, produktif, dan memiliki daya saing ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” tambahnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Partisipasi dalam Pelatihan Mikro Kredensial SMK menjadi salah satu langkah SMK Al Mubtadi-in Candimulyo dalam membangun budaya perbaikan berkelanjutan. Sekolah menyadari bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan proses panjang yang membutuhkan kemauan untuk terus belajar; keberanian melakukan perubahan, serta komitmen seluruh warga sekolah.
Melalui upaya tersebut, SMK Al Mubtadi-in Candimulyo berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Magelang. Keterbatasan fasilitas dan sumber daya bukan menjadi penghalang untuk berkembang, melainkan menjadi titik awal untuk melakukan; pembenahan demi menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar