Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » WOW….Sejumlah Fakta Oknum Guru dan Kades Asal Magelang Digerebek Dalam Kamar Hotel

WOW….Sejumlah Fakta Oknum Guru dan Kades Asal Magelang Digerebek Dalam Kamar Hotel

  • calendar_month Kam, 5 Jan 2023

BNews–MAGELANG– Sejumlah fakta berhasil dirangkum dari viralnya seorang guru wanita Kabupaten Magelang yang digerebek. Dimana Ia digerebek saat tengah berada dalam kamar hotel di Kebumen.

Dia diduga selingkuh dengan seorang pria yang menjabat sebagai kepala desa di Kajoran Kabupaten Magelang.

Penggerebekan itu terjadi pada malam pergantian tahun kemarin. Dia digerebek oleh suaminya sendiri yang telah lama curiga bahwa istrinya selingkuh.

Sang suami lantas membawa istrinya dan kepala desa itu ke Polres Kebumen.

Berikut ini fakta-fakta mengenai kasus penggerebekan itu.

  1. Video Penggerebekan Beredar di Medsos

Video suami gerebek istri yang sedang berduaan dengan pria lain dalam kamar hotel di Kebumen beredar di media sosial. Kasus dalam video tersebut kini ditangani Polres Kebumen.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Kadek Pande Apridya Wibisana, membenarkan adanya kejadian dalam video viral tersebut. Saat ini pihaknya masih mendalami kasus itu.

“(Kejadian) Tahun baru, kasusnya masih dalam proses lidik dulu karena penyerahan dari masyarakat yang melaporkan suami dari yang perempuan,” kata Kadek dikutip detikJateng, Selasa (3/1).

“Kronologi sementara, dari pihak suami (perempuan), mengetahui istrinya dibawa lari, kemudian mengajak masyarakat untuk ikut gerebek dan dibawa ke Polres,” jelasnya melanjutkan.

  1. Sekda Akui Pelaku Guru-Kades

Pemkab Magelang membenarkan kedua orang yang digerebek itu adalah oknum kades dan guru di Magelang. Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan terhadap oknum kepala desa dan guru berstatus ASN PPPK itu.

“Jadi kebetulan kasus ini melibatkan unsur pemerintah desa dalam hal ini kepala desa dan yang satunya seorang guru dengan status ASN PPPK (Kabupaten Magelang), ” kata Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1/2023).

Adi mengatakan sesuai dengan prosedur yang berlaku, Pemkab Magelang melalui Camat Kajoran saat ini sedang melakukan pemeriksaan kepada kepala desa mengenai kasus tersebut.

“Itu sedang berproses, jadi tidak serta merta memberikan sanksi dan harus didukung dokumen atas pemeriksaan tersebut,” jelasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  1. Guru Perempuan Berstatus ASN

Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, telah menerima laporan dugaan oknum guru selingkuh digerebek suaminya. Oknum guru ini termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum lama diangkat.

“ASN, tetapi P3K angkatan 2022 ini angkatan April. Itu baru, tetapi aturan yang mengikat di sana aturan ASN, jadi kalau mau apa-apa itu terikat aturan PNS,” tegasnya.

Korwil sendiri, katanya, juga akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

  1. Kepala Desa Mengaku Salah

Buntut penggerebekan di hotel Kebumen, oknum kades di Magelang yang digerebek berduaan dengan guru dimintai klarifikasi. Pemerintah Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, menyebut oknum kades itu mengakui salah dan minta maaf.

Camat Kajoran, Supranowo mengatakan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan kades yang bersangkutan. Kades itu juga sudah mengakui perbuatannya.

Intinya mengakui salah, menyesali. Mohon maaf pada warga,” kata Supranowo.

  1. Suami Buntuti Istrinya 2 Bulan

Suami guru tersebut, H (48) sudah lama curiga dengan perilaku istrinya. Bahkan dia sudah cukup lama menguntit istrinya hingga akhirnya berhasil menggerebeknya di sebuah hotel di Kebumen.

“Sebenarnya saya membuntuti itu sudah dua bulan terakhir, mencari tahu tanda-tanda kalau istri saya kok ada hubungan sama Pak Lurah (kades). Saya sering memergoki dia pergi sama Pak Lurah,” kata H (48), suami dari bu guru kepada wartawan di Magelang, Selasa (3/1/2023).

Pihaknya menuturkan saat perayaan malam Tahun Baru, Sabtu (31/12), melihat gelagatnya istrinya akan pergi bersama kepala desa. Saat itu, ia memperoleh informasi jika keberadaan istrinya berada di salah satu hotel di Kebumen.

“Saya berangkat dari sini jam 21.00 WIB, sampai sana sekitar jam 23.00 WIB lebih. Akhirnya sekitar jam 02.00 WIB, kami melakukan penggerebekan itu. Setelah itu, istri saya sama Pak Lurah dibawa ke Polres Kebumen,” katanya. (*/detik)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less