Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 103 SPPG di Magelang, 8 Tutup Sementara dan 69 Masih Beroperasi

103 SPPG di Magelang, 8 Tutup Sementara dan 69 Masih Beroperasi

  • calendar_month Jum, 19 Des 2025

BNews-MAGELANG – Sebanyak delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magelang menghentikan sementara layanan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penghentian tersebut dilakukan dalam rangka penataan dan penyesuaian administrasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Magelang, Nrangwesthi Widyaningrum; menegaskan bahwa penghentian sementara layanan SPPG tersebut tidak berkaitan dengan isu keamanan pangan, kualitas makanan, maupun kejadian luar biasa.

“Dalam rangka memastikan tata kelola program berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,“ katanya, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, saat ini BGN tengah melakukan proses perbaikan dan penataan agar pelayanan ke depan dapat berjalan lebih optimal.

Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan waktu pengoperasionalan kembali delapan SPPG tersebut.

Nrangwesthi juga tidak memerinci SPPG mana saja di Kabupaten Magelang yang menghentikan layanan sementara.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

Ia menyebutkan, hingga kini jumlah SPPG di Kabupaten Magelang mencapai 103 unit, dengan 69 SPPG di antaranya masih beroperasi.

Sementara itu, Supervisor SPPG Arka Dewi Candra Maya Dapur Mandiri, Desa Banaran, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Sukardiyono, turut memberikan klarifikasi.

Ia membantah bahwa penghentian sementara operasional SPPG disebabkan oleh kendala pencairan anggaran dari BGN.

“Ini merupakan kebijakan dari MBG pusat. Tutup tahun ini, semua dapur SPPG dana operasionalnya dihabiskan, nanti setelah tahun baru, dananya mulai dari nol lagi,” kata Sukardiyono.

Ia menambahkan, masa penghentian sementara tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan di sejumlah titik SPPG. Pembenahan meliputi pengecatan ulang dinding bangunan, penambahan alat sirkulasi udara di area dapur, serta pembangunan taman guna menciptakan lingkungan yang lebih asri.

Ditemui terpisah, Kepala MI Ma’arif Dusun Pendem, Kecamatan Grabag, Sab’atun Lailiyah, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah menerima surat pemberitahuan dari SPPG Arka Dewi Candra Maya pada 15 Desember 2025.

“Kami tidak tahu alasannya dan belum tahu batas waktunya,” katanya.

Ia menambahkan, MI Ma’arif Dusun Pendem merupakan salah satu sekolah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis sejak 9 September 2025. Jumlah penerima manfaat MBG di sekolah tersebut tercatat sebanyak 120 siswa. (*/RRI)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less