Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pernikahan Viral di Muntilan: Pengantin Diantar Forklift, Gamelan Jadi Pengiring

Pernikahan Viral di Muntilan: Pengantin Diantar Forklift, Gamelan Jadi Pengiring

  • calendar_month Sel, 24 Jun 2025

BNews–MUNTILAN – Video unik pasangan pengantin diarak ke pelaminan menggunakan forklift viral di media sosial. Momen tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @Borobudur_News pada Senin (23/6/2025) dan langsung menarik perhatian warganet.

“💍✨ UNIK! PENGANTIN DIARAK NAIK FORKLIFT KE PELAMINAN! 📍 Sedayu, Muntilan | 🗓️ 22 Juni 2025, #BorobudurNews #PernikahanUnik #Muntilan #SedayuHits #ForkliftWedding #Gamelan #TradisiJawa #ViralMagelang #ResepsiAntiMainstrea,” tulis keterangan singkat unggahan tersebut.

Dalam video berdurasi singkat itu, tampak sepasang pengantin duduk di bagian depan forklift yang telah dihias dan dilengkapi kursi.

Di sisi kanan dan kiri mereka duduk dua perempuan pengiring, sementara di belakang iring-iringan tampak sejumlah warga memainkan alat musik tradisional seperti bende dan bedug, menghadirkan nuansa khas tradisi Jawa yang kental.

Acara pernikahan tersebut digelar di Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Diketahui, pasangan pengantin yang viral ini adalah Asep Kurniawan (28) dan Siti Nur Khapsoh (25).

Prosesi ijab kabul dilakukan di rumah mempelai perempuan di Dusun Sedayu II, Desa Sedayu, pada Minggu pagi, 22 Juni 2025, pukul 06.00 WIB.

Kakak dari mempelai perempuan, Muhammad Gunawan, menjelaskan awal mula ide arak-arakan dengan forklift.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Awalnya cuma tetangga sebelah (dusun). Itu kan yang cewek adik saya, terus pengantin laki-laki itu kan ponakan juragan saya. Terus saya bekerja di pakliknya pengantin laki-laki, kan di bahan batu. Punya alat berat seperti forklift itu,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (24/6/2025).

Gunawan menambahkan, ide tersebut muncul secara spontan.

“Terus sama anak-anak iseng-iseng, saya mengusulkan, kan cuma tetangga sebelah, terus jalan kaki. Gimana kalau pakai forklift biar unik lah. Biasanya kalau di sini, pengantin dari Sedayu itu, biasanya dari mana nanti disetop jauh dari lokasi penganten, biasanya diarak jalan kaki biasa,” katanya.

Mengingat keluarga dari pengantin laki-laki memiliki alat berat, maka digunakanlah forklift yang kemudian dihias oleh para pemuda desa. Arak-arakan tersebut menempuh jarak sekitar satu kilometer dan menjadi perhatian warga sekitar.

“Terus anak-anak pemuda sini (setuju), oh iya bagus, bagus. Terus malamnya (sebelumnya) dihias, didekor sampai tengah malam. Alhamdulillah nggak nyangka kemarin pagi (Senin) pada tanya-tanya kok viral,” imbuhnya.

Cek Video Viral dan Berita Video di BorobudurNewsTV (KLIK DISINI)

Gunawan menyebut bahwa tujuan utama mereka hanyalah menghibur warga dan membuat suasana lebih meriah.

“Niatnya cuma menghibur biar ramai. Biasanya pengantin jalan kaki, diarak pakai gamelan cuma biasa. Ini kan uniknya pakai alat berat forklift, dihias kayak model Bali, kanan kirinya kayak model Bali. (Diarak) Pakai bende, sama beduknya. Sedayu kan punya kreasi Kubro Siswo,” jelasnya.

Setelah akad nikah digelar pukul 06.00 WIB, acara resepsi berlangsung pukul 09.30 WIB. Siang harinya, pengantin kemudian diarak ke rumah mempelai pria.

“Habis ijab kan acara di tempat saya dulu, resepsi dulu. Jadi itu istilahnya dari pihak saya masrahke. Yang laki juga ngunduh. Sehari kelar. Yang di laki-laki jam 13.30 WIB,” terangnya.

Pengantin laki-laki, Asep Kurniawan, mengaku terharu dan bahagia atas kejutan arak-arakan unik tersebut. “Senang, bahagia. Iya (jadi pengalaman seumur hidup),” ucapnya singkat.

Video arak-arakan pengantin naik forklift ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, mencerminkan kreativitas warga dalam memadukan budaya lokal dengan ide-ide unik kekinian. (*)

VIDEONYA :

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less