Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 53 Jalan Rusak di Magelang Mulai Ditangani, Target Rampung Sebelum Lebaran

53 Jalan Rusak di Magelang Mulai Ditangani, Target Rampung Sebelum Lebaran

  • calendar_month Sab, 7 Mar 2026

BNews-MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.

Sejumlah jalan berlubang di berbagai wilayah kini telah mulai diperbaiki melalui proses penambalan guna meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, David Rudiyanto, menyampaikan bahwa perbaikan jalan ditargetkan rampung paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Untuk memperlancar kendaraan arus mudik dan arus balik, dan mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan,” katanya, Jumat (06/03/2026).

Menurut David, perbaikan difokuskan pada ruas-ruas jalan strategis, khususnya di wilayah perkotaan, jalur penghubung antarkecamatan, serta jalur alternatif yang diperkirakan akan dilalui kendaraan saat musim mudik.

53 Ruas Jalan Mengalami Kerusakan

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Magelang, Priyo Suwarso, menjelaskan bahwa terdapat sekitar 53 ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.

Pekerjaan perbaikan tersebut telah dimulai sejak Februari 2026 dan hingga kini sebagian ruas jalan sudah berhasil ditangani.

Beberapa ruas jalan yang telah selesai diperbaiki antara lain jalur Kuwaluhan–Pare, Magelang–Pucang, Krincing–Grabag, Borobudur–Tempuran, serta Sawitan–Tanjung di wilayah Glagah.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Muntilan–Talun, Blabak–Candimulyo, Jamuskauman–Sirahan, serta sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Bandongan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sebagian jalan lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan beberapa titik harus menunggu giliran perbaikan.

Untuk mempercepat pekerjaan, DPUPR menerjunkan empat tim perbaikan jalan yang masing-masing terdiri dari enam personel. Tim tersebut didukung peralatan berupa truk pengangkut aspal panas serta satu unit stoom walls untuk proses pemadatan.

Kerusakan Dipicu Curah Hujan dan Kendaraan Berat

Priyo menjelaskan bahwa jenis kerusakan yang paling banyak ditemukan adalah lubang pada permukaan jalan akibat lapisan aspal yang mengelupas.

Ukuran lubang bervariasi, mulai dari diameter kecil hingga lubang besar yang cukup membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir, usia jalan yang sudah lama, serta tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

Selain itu, genangan air juga menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.

Air yang berasal dari hujan deras maupun limpasan saluran drainase dapat merusak struktur lapisan aspal apabila terus menggenangi permukaan jalan.

Di beberapa lokasi bahkan ditemukan saluran air di pinggir jalan dekat area persawahan sengaja dibendung sehingga air meluap ke badan jalan.

“Kondisi begitu yang membuat lapisan aspal mengelupas karena terendam air, sehingga jalan cepat rusak,” ujarnya.

Masyarakat Diminta Ikut Menjaga Jalan

DPUPR Kabupaten Magelang juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondisi jalan dengan memastikan saluran air di sekitar permukiman tetap berfungsi dengan baik.

“Supaya awet, jangan biarkan air selokan sampai meluber ke badan jalan,” anjurnya.

Dengan percepatan perbaikan ini, pemerintah daerah berharap kondisi jalan di Kabupaten Magelang dapat lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama menjelang peningkatan mobilitas kendaraan saat musim mudik dan arus balik Lebaran. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less