Asyiknya “Ngopi Nyeni Sawah” di Magelang, Mewah Berbalut Senja

BNews–MAGELANG– Sebuah aksi seorang pemuda di Muntilan Kabupaten Magelang ini viral di berbagai media sosial. Dimana Ia membuat sebuah konsep jualan kopi dengan tagline “Ngopi Nyeni Sawah”.

Bermodalkan sepeda motor klasik, yakni pitung dan sebuah kerombong, pemuda bernama Alif Taufiqurrohman ini jualan kopi. Lokasinya tak seperti umumnya, Ia hanya fokus di sebuah jalan kecil pedesaan di daerah Muntilan.

Mas Alip sapaan akrabnya ini tidak hanya fokus jualan kopi namun juga menawarkan suasana senja. Dimana menikmati waktu senja dengan secangkir kopi hitam merupakan sesuai yang mewah.

Saat dihubungi Borobudurnews.com, Mas Alip menceritakan semua tentang usahanya tersebut. Dimana usahanya tersebut berada di jalan kecil pedesaan pinggir sawah masuk dusun Citromenggalan dikenal dusun Trunggolan Desa Ngawen Kecamatan Muntilan.

Saat ditanya kenapa disebut Kopi Nyeni Sawah, Mas Alip menjelaskan panjang lebar terkait hal tersebut. “Nyeni merupakan kosakat bahasa jawa timuran yang artinya kurang lebihnya berkarya. Dalam bahasa gaul nyeni adalah suatu perbuatan apapun yang menghasilkan nilai seni, contoh menyanyi, menari, atau hal istetik kekinian,” katanya (5/1/2022).

Kosakata tersebutt, lanjutnya bisa digunakannya di media sosia dalam berbagai kondisi. “Contoh yang aya upload Tiktok, Facebook dan Instagram dengan nama akun berkah variasi muntilan. Dan kata sawah diambil karena ngopinya di pinggir persawahan sambil menikmati suasana senja dekat persawahan,” paparnya.

Ia menegaskan, terkait nyeninya ngopi di pinggir sawah tersebut. “Meski terkesan sederhana; namun menikmati secangkir kopi di pinggir sawah sambil menikmati pemandangan hijau berbalut senja pinggir sawah tidak kalah dengan suasana di cafe mewah,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Mas Alip juga mengaku mungkin dirinya yang pertama kali berjualan kopi nyeni di pinggir sawah untuk di wilayah Magelang. “Saya termotifiasi awal melihat video di tiktok bahwa usaha itu cuman yang ada di daerah Jawa Timuran. Kalau di Magelang mungkin saya pertama kali,” ujarnya.

Berbagai aneka ragam kopi disajikan Mas Alip kepada para konsumen yang kebanyakan anak muda. Mulai dari Kopi hitam, kopi susu, kopi jahe, susu ,teh dan minuman sachet lainnya; ada juga aneka cemilan ringan seperti Kerupuk tenggiri, bakso goreng, kacang dan lain lain.

Harganya juga relatif standar atau murah. Minuman Kopi mulai dari Rp 3000 sampai Rp 4000, sementara cemilan Rp 500 sampai Rp 1000an.

“Untuk jualannya tidak setiap hari agar tidak bosen. Untuk info jualan atau tidak biasanya saya share di WAG, atau story sosmed saya. Dan saat ini juga melihat situasi cuaca juga, karena jualan saya cuman sore hari pukul 16.00 wib sampai mahrib,” terangnya.

Mas Alip mengaku mulai jualan konsep Ngopi Nyeni Sawah tersebut sejak November 2022 lalu. “Sebenarnya ini sambilan selain usaha saya di rumah buka kios jualan ascesoris sepeda motor. Sekalian iklan usaha tersebut juga ini Ngopi Nyeni Di Sawah, sama sama jalan dan menguntungkan dalam iklannya,” ujarnya.

Ia juga sempat mengaku diingatkan oleh kedua orang tuanya terkait usahanya tersebut. Agar tetap tidak meninggalkan waktu mengajinya.

“Saya itu habis Mahrib harus mengaji di pondok. Dan sempat diingatkan orang tua tapi kalau mahrib buruan pulang, jangan sampai kerjaan mengalahkan mengaji saya,” tegasnya.

Mas Alip juga mengaku usahanya tersebut sebelumnya ijin ke RT setempat. “Ijin lokasi tidak bayar kepada pak RT, yang penting jangan menggangu orang lewat dan selalu menjaga kebersihan,” ujarnya.

Ia berharap bahwa usaha Ngopi Nyeni Sawah tersebut selain untuk bisnis juga bermanfaat bagi lainnya. “Ya semoga bisa menginspirasi generasi milineal saat ini agar mau dan bisa kerja apa saj. Terpenting jangan gengsi yang penting halal,” harap dan pungkasnya. (Bsn)

Album Foto _ Dok Pribadi Ngopi Nyeni Sawah :

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!