Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Lentera Batok Kelapa Karya Warga Borobudur Ramaikan Waisak 2026

Lentera Batok Kelapa Karya Warga Borobudur Ramaikan Waisak 2026

  • calendar_month 1 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak membawa berkah tersendiri bagi warga di kawasan Candi Borobudur. Salah satunya melalui pembuatan lentera berbahan baku limbah batok kelapa yang akan digunakan dalam prosesi larung pelita di Sungai Progo.

Salah satu perajin lentera tersebut adalah Muhammad Zainal Jazuli, warga Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Tahun ini, Zainal mendapat pesanan sekitar 550 buah lentera untuk digunakan dalam prosesi larung pelita yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026 di bantaran Sungai Progo.

“Ini sudah tahun ketiga saya membuat lentera Waisak. Kebetulan kami sudah bekerja sama dengan Meccaya dan dipesan langsung untuk membuat 550 lentera,” jelas Zainal.

Dalam proses pembuatannya, Zainal mengaku bekerja sama dengan puluhan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar kawasan Borobudur.

“Mulai dari bahan baku, kita menggunakan batok kelapa yang kita ambil dari jasa parut kelapa yang ada di Pasar Borobudur,” imbuhnya.

Zainal menjelaskan, setelah bahan baku didapat, batok kelapa terlebih dahulu dibersihkan dari sabut maupun sisa daging kelapa yang masih menempel. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pembentukan motif teratai melalui teknik pemotongan.

“Setelah terbentuk seperti motif teratai kemudian kita cat untuk menambah warna natural, kemudian baru diberi sumbu dan malam di dalam batok tersebut,” ujarnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ia sengaja memilih batok kelapa sebagai bahan utama lentera karena dinilai ramah lingkungan sekaligus memiliki bentuk cekung yang; dapat mengambang di atas air.

“Kan nanti ini dilarung di Sungai Progo sehingga kita memilih batok ini karena bentuknya yang cekung sehingga saat terbawa arus sungai air tidak masuk ke dalam batok kelapa,” terangnya.

Sebagai warga yang tinggal di kawasan Candi Borobudur, Zainal mengaku senang dapat terlibat langsung; dalam memeriahkan perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak.

Ia pun berharap masyarakat lokal terus dilibatkan dalam berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya di kawasan Candi Borobudur. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less