Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sadis! Begal di Semarang Tebas Korban hingga 17 Jahitan, Pelaku Kabur ke Magelang

Sadis! Begal di Semarang Tebas Korban hingga 17 Jahitan, Pelaku Kabur ke Magelang

  • calendar_month Rab, 8 Apr 2026

BNews-JATENG– Polisi berhasil meringkus dua pelaku begal sadis yang beraksi di Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (5/4/2026). Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda, yakni di wilayah Demak dan Magelang.

Kapolrestabes Semarang, Brigjen M. Syahduddi, mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.

“Kami berhasil menangkap kedua pelaku,” jelas Syahduddi saat konferensi pers di kantor Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, dari hasil analisis rekaman CCTV, penyidik berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku berinisial DBS alias Weng (24), warga Tlogosari, Semarang.

Pelaku Weng kemudian ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumah orang tuanya di wilayah Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026).

Dalam kasus begal di Semarang ini, Weng diketahui berperan sebagai joki atau pengemudi sepeda motor. Ia juga bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian saat aksi berlangsung.

Selain itu, Weng juga disebut ikut menerima bagian dari hasil kejahatan yang dilakukan bersama rekannya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dari hasil pemeriksaan terhadap Weng, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai satu pelaku lain yang berinisial RIF alias Dito.

Berdasarkan keterangan tersebut, penyidik mendapat informasi bahwa Dito melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Magelang usai kejadian.

“Jadi penyidik melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan yang bersangkutan di wilayah Magelang,” beber Syahduddi.

Polisi menyebut, Dito memiliki peran sebagai eksekutor utama dalam aksi pembegalan tersebut. Ia diduga menjadi pelaku yang turun langsung dari sepeda motor, merampas barang korban, sekaligus melakukan penyerangan dengan senjata tajam.

Dalam aksinya, Dito disebut merampas dompet milik korban serta menyerang korban lainnya menggunakan pisau lipat. Ia juga diduga membagi hasil kejahatan bersama Weng setelah aksi selesai dilakukan.

Peristiwa begal itu sendiri terjadi pada Minggu pagi (5/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di kawasan Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Kota Semarang.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Saat kejadian, dua korban masing-masing berinisial Y (30) dan A (29) sedang berada di depan rumah dan bersiap berangkat ke gereja.

Aksi kedua pelaku berlangsung sangat cepat, yakni hanya dalam waktu sekitar satu menit. Salah satu pelaku turun dari motor dan langsung mengancam korban.

Tak hanya mengancam, pelaku juga sempat merusak sepeda motor milik korban sebelum akhirnya merampas barang berharga yang dibawa korban.

Korban A sempat menyerahkan dompetnya kepada pelaku. Namun situasi berubah menjadi lebih brutal ketika korban Y datang dan berusaha membantu.

Alih-alih melarikan diri, pelaku Dito justru melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam ke arah korban.

Akibat serangan tersebut, korban Y mengalami luka serius di bagian wajah dan harus menjalani 17 jahitan akibat sabetan senjata tajam.

Sementara itu, dari hasil aksi kejahatan tersebut, pelaku hanya berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp100 ribu milik korban A.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Kasus ini kemudian menjadi perhatian publik setelah rekaman aksi pembegalan tersebut terekam jelas kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.

Rekaman video itulah yang kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap identitas para pelaku dan melakukan penangkapan dalam waktu singkat.

Pengungkapan kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di pagi hari atau di lokasi yang rawan tindak kriminalitas. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less