BOB Berikan Pelatihan dan Pendampingan untuk Promosi Desa Wisata

BNews—BOROBUDUR Pelatihan dan pendampingan guna membangkitkan serta memajukan sektor pariwisata dilakukan oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) di Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan tersebut diakhir dengan acara penutupan serangkaian kegiatan di Balkondes Ngargogondo, Borobudur, Kabupaten Magelang untuk peserta Jateng, Senin (7/12/2020).

Perlu diketahui, BOB melaksanakan rangkaian kegiatan aktivasi SDM Parekraf melalui pelatihan dan pendampingan konten digital. Kegiatan Agustus-September lalu dilakukan di Tebing Breksi Yogyakarta dan di Jateng di beberapa Desa Wisata di Purworejo.

Untuk pelatihan dan pendampingan di Jateng sendiri, dilakukan selama enam kali pertemuan. Yakni pada tanggal 17 November sampai 7 Desember 2020 ini.

Sementara untuk pesertanya sebanyak 15 orang dari perwakilan pengelola Desa wisata Sedayu, Desa Benowo, Desa Pandanrejo dan Desa Pagerharjo. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan dan pendampingan mengenai fotografi, videografi, narasi, design grafis dan sosial media menegement.

Peserta dilatih dan didampingi oleh mentor profesional dibidangnya. Mereka adalah Ulet Ifansasti (mentor fotografi), Aisyahhilal (mentor narasi), Okie Kristyawan (mentor vidiografi) dan Eko Nuryono (sosial media menegement).

Para peserta dilatih untuk  mengemas konten yang menarik sehingga karya-karyanya tersaji dengan apik dan menarik. Elaborasi konsep tentang fotografi-videografi-narasi-design grafis dan sosial media management akhirnya mampu membangkitkan gairah pariwisata sebagai akses virtual menuju destinasi pariwisata yang dikelolanya.

Direktur Utama BOB, Indah Juanita, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan serta membangun narasi positif. Yakni untuk mengahadapi tantangan di dunia digital sektor Parekraf pada masa adaptasi kebiasaan baru.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Sudah tiga minggu, kok, sudah penutupan. Merasa kurang pelatihan ini pesertanya,” ungkapnya saat penutupan acara melalui aplikasi Zoom dengan peserta yang berada di Balkondes Ngargogondo, Borobudur.

Dia juga menyampaikan bahwa setiap pelatihan selalu menyenangkan dan menarik. ”Banyak hal baru yang didapatkan peserta dari para mentor. Tentunya untuk memajukan pariwisata,” katanya.

Sesi foto bersama peserta pelatihan bersama mentor dan BOB (7/12/2020)-(Foto: bsn)
Sesi foto bersama peserta pelatihan bersama mentor dan BOB (7/12/2020)-(Foto: bsn)

Indah juga mengaku kenapa kegiatan penutupan dilakukan di Borobudur. Alasannya karena sebagai salah satu cara memberdayakan destinasi di wilayah kerjanya.

”Semoga bermanfaat dan InsyaAllah tahun depan kita agendakan lagi pelatihan seperti ini. Pendampingan dan pembibingan generasi muda untuk terus berkarya. Khususnya pada bidang pariwisata,” paparnya.

”Hasil karya peserta nantinya akan dibukukan dan rencana akan kita pamerkan besok saat launching logo BOB yang baru,” tandasnya.

Sementara, salah satu peserta pelatihan, Khoirul Fatah Rosadi, dari Desa Benowo Bener Purworejo mengatakan dengan adanya pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat dan positif. ”Khususnya untuk membantu dokumentasi dan promosi desa wisata kami,” katanya.

Ia juga mengaku meski sudah tiga minggu mengikuti pelatihan tetap merasa kurang ilmunya. ”Masih kurang waktunya, namun kami akan tetap terus belajar apa yang sudah diberikan,” ujarnya,

Fatah juga berharap dengan pelatihan yang sudah terlaksana ini akan lebih baik kedepannya. ”Ya, semakin baik dalam semua hal, karena pelatihan foto, video dan lainnya kemarin sangat bermanfaat. Khususnya untuk mengembangkan Pokdarwis desa wisata kami dan teman-teman,” pungkasnya. (bsn/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: