Polisi Periksa Enam Pembina Pramuka Maut dan Berpeluang Jadi Tersangka

BNews—SLEMAN— Kepolisian Daerah Istimewa Jogjakarta telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tragedi pramuka SMP Negeri 1 Turi, Kabupaten Sleman. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab atas insiden tewasnya beberapa siswa dalam kegiatan susur sungai di Kali Sempor, kemarin (21/2).

”Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap enam pembina pramuka yang terlibat dalam kegiatan kemarin (susur kali),” terang Kabid Humas Polda DIJ, Kombes Pol Yulianto, Sabtu ini (22/2).

Jelas Yulianto, tidak cukup di pembina, pihaknya juga menggali keterangan dari Kwartir Daerah Pramuka. Polisi tengah mendalami secara detail aturan-aturan dan standar operasional dalam kegiatan kepramukaan yang berkaitan dengan kegiatan di luar ruang.

”Untuk hasilnya belum bisa kami sampaikan,” ungkap Yuliyanto.

Pascapemeriksaan saksi, polisi menegaskan adanya kemungkinan penetapan tersangka terhadap pihak yang paling bertanggung jawab dalam kegiatan pramuka susur sungai. Untuk menetapkan tersangka, pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan secara detai dan hati-hati.

”Sangat mungkin jadi tersangka, tapi berapa dan bagaimana belum bisa disampaikan,” pungkasnya.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Wahyu Efendi mencatat jumlah korban tewas akibat hanyut di Kali Sempor bertambah menjadi sembilan orang. Sementara korban yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian berjumlah satu orang.

DERAS: Suana saat ratusan siswa SMPN 1 Turi Sleman melakukan susur sungai di Kali Sempor, Jumat sore (21/2). (Foto: Istimewa)
DERAS: Suasana saat ratusan siswa SMPN 1 Turi Sleman melakukan susur sungai di Kali Sempor, Jumat sore (21/2). (Foto: Istimewa)
Baca juga: Pengakuan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Tak Ikut Susur Sungai Karena Hujan

”Sebanyak 23 orang terkonfirmasi luka-luka dan 216 orang terkonfirmasi selamat,” paparnya.

Sebagaimana diberitakan, lebih dari 200 siswa kelas VII dan VIII SMPN 1 Turi mengikuti kegiatan pramuka susur sungai, kemarin sore. Namun naas, aliran kali yang deras menyebabkan mereka terseret arus. (han)

1 Comment
  1. hen hen says

    zaman skrg pramuka. sdh ngga penting lg…kesasar sdh ada GPS…cinta alam bisa dng cara lain…moerse sdh ngga perlu..ada sms..

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: