Jalan dr. Sutomo Muntilan Rusak Parah, Diduga Akibat Truk Material Merapi yang Nekat Melintas
- calendar_month 1 jam yang lalu

Petugas Satlantas Polresta Magelang terus membenarkan water barrier di jalan DR Sutomo Muntilan
BNews-MAGELANG – Kondisi Jalan dr. Sutomo di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, kembali menjadi sorotan. Ruas jalan kabupaten yang dikenal jalan depan perpus tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan diduga dipicu oleh banyaknya truk pengangkut material dari kawasan Gunung Merapi yang melanggar aturan dengan melintas di jalur yang seharusnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat.
Meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama kepolisian, pelanggaran oleh truk pengangkut pasir dan batu masih kerap ditemukan di lapangan.
KBO Satlantas Polresta Magelang, Iptu Rosyid Sugiarto, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah penertiban, mulai dari pemasangan water barrier hingga papan imbauan larangan melintas bagi kendaraan berat.
“Pihak kami sudah melaksanakan penindakan, memasang water barrier, papan himbauan juga. Kami himbau kepada sopir truk silahkan melalui jalur yang sudah ditetapkan, yakni jalur tape ketan,” kata Rosyid kepada Borobudurnews.com (4/6)
Menurutnya, jalur khusus angkutan material Merapi telah disediakan untuk mengurangi dampak kerusakan jalan dan menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. Namun masih ditemukan sejumlah sopir yang memilih melintas melalui jalur alternatif yang dilarang karena dianggap lebih cepat atau lebih dekat menuju tujuan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Magelang, Priyo Suwarso, mengungkapkan bahwa Jalan dr. Sutomo merupakan jalan kabupaten yang sebenarnya sudah dilengkapi dengan rambu-rambu larangan bagi kendaraan tertentu.
Menurutnya, kerusakan jalan yang terjadi bukan kali pertama dan pemerintah daerah telah beberapa kali melakukan perbaikan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Ini sebenarnya itu kan jalan kabupaten, di situ sudah ada rambu-rambu larangan,” ujar Priyo kepada Borobudurnews.com (4/6).
Ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan perbaikan berulang kali akibat kerusakan yang terus muncul.
“Kemudian, caranya itu sudah kita perbaiki berapa kali, gitu lho. Sekitar 4 kali perbaikan. Dan sudah ada ABDP juga. Ya, nanti ke depan kita perbaiki lagi,” katanya.
Meski perbaikan kembali masuk dalam agenda pemerintah daerah, pelaksanaannya masih menunggu jadwal yang telah disusun oleh DPUPR Kabupaten Magelang.
“Ya, sebenarnya sudah kita jadwalkan. Tapi nanti kalau diperbaiki dan truk masih lewat jalan situ lagi kan orang lain susah lagi,” ujarnya.
Priyo menambahkan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah pencegahan yang lebih efektif agar kerusakan tidak terus berulang setelah jalan diperbaiki.
Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah pemasangan pembatas permanen berupa barrier beton untuk menghalangi kendaraan berat yang melanggar aturan.
“Rencana kita mau pakai barier yang beton itu, tetapi nanti kita akan koordinasi dengan Dishub Kabupaten Magelang dan Satlantas Polresta Magelang,” jelasnya.
Tanggapan Dishub Kabupaten Magelang …KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar