Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Bramantyo Suwondo Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Magelang

Bramantyo Suwondo Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Magelang

  • calendar_month Ming, 5 Mar 2023

BNews—MAGELANG— Anggota MPR RI, Bramantyo Suwondo memberikan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Pertemuan RM Ayam Goreng Bu Tatik, Magelang pada Jumat (3/3/2023). Pesertanya diantaranya pengurus dan kader DPC Partai Demokrat Kabupaten Magelang.

Bramantyo Suwondo atau akrab disapa Mas Bram mengatakan sosialisasi 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika merupakan amanat konstitusional yang harus dilaksanakan oleh setiap Anggota MPR RI.

Menurutnya, derasnya arus globalisasi dan teknologi, terutama di era digital saat ini menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi dan menyikapinya. Misalnya, bagaimana sosial media ibarat pisau bermata dua (sisi positif dan sisi negatif) sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

”Tentunya ini akan menjadi bahaya tersendiri bagi kehidupan masyarakat jika tidak disikapi dengan dewasa dan bijaksana. Sesuai dengan jati diri bangsa yang ber-Pancasila dan memegang teguh UUD Tahun 1945,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (4/3/2023).

Dia menyebut, dalam rangka terus menghidupkan pemahaman nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Anggota MPR RI berkewajiban untuk melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR Ri di dapilnya.

”Kegiatan ini juga sebagai media untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan wahana untuk belajar bersama, memberikan pemahaman, pendidikan politik kepada masyarakat di daerah pemilihan akan pentingnya 4 pilar ini untuk menguatkan rasa kebangsaan dan menjaga keutuhan bangsa,” jelas Mas Bram yang juga anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Partai Demokrat.

Dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI tersebut, Mas Bram menyampaikan pentingnya penguatan kerukunan dan semangat persatuan dan kesatuan.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

”Di masa depan tentunya tantangan bangsa ini tidak semakin mudah. Dibutuhkan kolaborasi, kebersamaan untuk mempersiapkan diri dan kerja keras semua elemen bangsa untuk menjadi negara maju di 2045 (satu abad Indonesia Merdeka),” ujarnya.

”Tidak ada rumus ajaib untuk menjadi negara maju, kita harus kuat, harus punya kualitas yang baik. Harus kokoh dalam persatuan dan kesatuan. Agar tidak mudah dirongrong oleh anasir-anasir dari internal ataupun eksternal yang menggangu keutuhan bangsa,” sambungnya.

Mas Bram juga menjabarkan tiga poin penting sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pertama, hendaknya masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berita, isu, informasi yang belum jelas kebenarannya. Mengajak peserta sosialisasi agar dewasa dalam menyikapi perbedaan yang ada di kehidupan kemasyarakatan.

Kedua, cerdas dan santun jika ingin menyampaikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Ketiga, membangun kualitas diri, kualitas generasi penerus, SDM (Sumber Daya Manusia) yang tangguh baik secara intelektual, sosial, moral dan spiritual.

”Siapapun warga negara, apapun jabatannya harus memiliki kesamaan pandangan untuk menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai panduan bernegara. Jangan sampai menjadikan Pancasila, NKRI hanya sebagai jargon semata. Menyikapi ke-bhinneka-an sebagai perekat kesatuan dan persatuan, setia terhadap NKRI,” imbuhnya.

Dia mengajak para peserta untuk bersama-sama mengamalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. ”Kader Partai Demokrat harus dapat memberikan teladan atau contoh yang baik bagi masyarakat,” tandasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less